JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafiuddin Asmoro, meminta Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo untuk menghentikan berbagai polemik yang belakangan menjadi perhatian publik dan lebih memusatkan energi pada percepatan pembangunan infrastruktur nasional.

Menurut Syafiuddin, dalam beberapa waktu terakhir Kementerian Pekerjaan Umum lebih sering menjadi sorotan karena berbagai kontroversi dibandingkan capaian program pembangunan yang dijalankan.

Beberapa isu yang mencuat di antaranya pencopotan dua Direktur Jenderal yang dikaitkan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), polemik dokumen perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang menyeret nama anggota keluarga hingga akhirnya dibatalkan, serta mutasi besar-besaran pejabat di lingkungan Kementerian PU yang memunculkan berbagai spekulasi.

“Kami menghormati kewenangan Menteri PU dalam melakukan pembinaan organisasi. Namun ke depan kami berharap Pak Menteri lebih fokus bekerja dan tidak lagi membuat kehebohan yang dapat mengganggu konsentrasi kementerian dalam menjalankan tugasnya,” kata Syafiuddin, Kamis (16/7/2026).

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur XI itu menegaskan bahwa Kementerian PU memegang peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional. Karena itu, menurutnya, seluruh perhatian pimpinan kementerian seharusnya diarahkan untuk mempercepat penyelesaian proyek-proyek infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Syafiuddin juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan keharmonisan di lingkungan internal kementerian. Ia menilai suasana kerja yang kondusif menjadi salah satu faktor penting agar seluruh jajaran mampu bekerja secara maksimal dalam menjalankan program pemerintah.

“Seorang pemimpin harus mampu menjaga soliditas organisasi. Jika tidak bisa menjaga kekompakan internal, maka Kementerian PU akan sulit bekerja secara maksimal dalam menjalankan program-program pembangunan,” ujarnya.

Menurut Syafiuddin, seorang menteri tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi juga harus menjadi sosok yang mampu membangun semangat kerja, memberikan motivasi, dan menciptakan iklim organisasi yang sehat.

“Pemimpin harus menjadi sumber semangat bagi anak buahnya. Mereka harus merasa didukung dan diajak bekerja bersama untuk mencapai target pembangunan, bukan justru dihadapkan pada situasi yang menimbulkan kegaduhan di internal organisasi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Komisi V DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program-program Kementerian PU agar pembangunan infrastruktur berlangsung efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap ke depan tidak ada lagi kehebohan maupun ketidakharmonisan di internal Kementerian PU. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kinerja nyata, percepatan pembangunan, dan pelayanan publik yang semakin baik,” pungkas Syafiuddin Asmoro (red)