JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ikatan Alumni IKALUIN bersama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menggelar IKALUIN Award 2026 di Auditorium Harun Nasution, Sabtu (20/6/2026). Ajang ini menjadi bentuk apresiasi terhadap alumni ADIA, IAIN, hingga UIN Jakarta yang dinilai berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
Ketua Umum IKALUIN, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si., menegaskan bahwa IKALUIN Award bukanlah kompetisi untuk menentukan siapa yang paling unggul atau paling hebat di antara para alumni.
“IKALUIN Award bukanlah ajang untuk menentukan siapa yang paling hebat atau siapa yang paling unggul. Penghargaan ini adalah bentuk bakti nyata alumni kepada masyarakat, bangsa, negara, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kontribusi alumni tidak hanya terlihat dari tokoh publik yang dikenal luas, tetapi juga dari mereka yang bekerja senyap di berbagai sektor sosial, pendidikan, hingga kemanusiaan.
Menurutnya, nilai utama yang dibawa UIN Jakarta adalah semangat bakti nyata, yaitu menjadikan ilmu sebagai alat pengabdian, bukan sekadar pencapaian akademik atau jabatan.
“Ilmu tidak berhenti di ruang kelas. Ilmu harus hadir dalam tindakan, memberi manfaat, dan menjawab persoalan masyarakat,” kata Ace.
IKALUIN Award 2026 sendiri menghadirkan sepuluh kategori penghargaan, mulai dari Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak, Hukum dan HAM, Politik dan Tata Kelola Pemerintahan, Pendidikan, Pemikiran Keagamaan, Pemberdayaan Masyarakat, Lingkungan Hidup, Seni dan Budaya, Young Hero, hingga Lifetime Achievement Award.
Ace menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara ketat melalui tahap penjaringan, penilaian, hingga penetapan oleh panelis independen yang memiliki integritas dan rekam jejak yang kredibel.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia dan mitra pendukung yang terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut, sehingga IKALUIN Award 2026 dapat berlangsung dengan meriah dan berkelas.
Melalui penghargaan ini, IKALUIN berharap para alumni semakin terdorong untuk memperluas kontribusi dan menjadikan ilmu sebagai kekuatan perubahan sosial.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi dorongan agar alumni terus berkarya dan memberi manfaat yang lebih luas bagi bangsa,” pungkas Ace (red)

Berita terkait