JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) sekaligus Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta, memberikan apresiasi terhadap gelombang demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Jakarta dan sejumlah daerah. Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk partisipasi publik yang penting dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Anis menilai mahasiswa yang turun ke jalan pada dasarnya sedang menyuarakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional. Karena itu, pemerintah perlu melihat demonstrasi sebagai masukan konstruktif, bukan ancaman bagi stabilitas negara.

“Kita tentu mengapresiasi teman-teman mahasiswa yang mungkin saja secara umum bisa kita katakan mewakili suara publik atau suara rakyat di Indonesia,” ujar Anis Matta usai menghadiri Bimbingan Teknis anggota DPRD Partai Gelora di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Anis, keberadaan ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik menunjukkan bahwa demokrasi Indonesia masih berjalan dengan baik. Ia menegaskan kebebasan berekspresi merupakan hak konstitusional yang harus dijaga.

Kritik Dinilai Bisa Perbaiki Kinerja Pemerintah

Anis mengatakan berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Ia meyakini kritik publik dapat mendorong lahirnya kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ini juga Insyaallah akan memicu pemerintah untuk bekerja lebih baik. Jadi, saya tidak melihat ada sesuatu yang perlu kita khawatirkan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa hubungan antara negara dan masyarakat sipil saat ini tetap berjalan secara harmonis. Adanya kritik dan ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah merupakan hal yang lazim dalam sistem demokrasi.

Soroti Isu Ekonomi dan Kebijakan Pemerintah

Dalam aksi yang digelar di berbagai daerah, mahasiswa menyuarakan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian publik. Mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, pengelolaan APBN, kenaikan harga BBM, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mahasiswa juga menuntut pemerintah untuk lebih serius menekan harga kebutuhan pokok, menghentikan pemborosan anggaran negara, serta mengevaluasi sejumlah program yang dinilai tidak mendesak.

Bagi Anis Matta, keberanian mahasiswa menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi. Ia menegaskan bahwa suara rakyat yang disampaikan melalui demonstrasi harus dipandang sebagai kontribusi dalam memperkuat kualitas pemerintahan dan kebijakan publik di Indonesia (red)