NABIRE, BERITA SENAYAN – Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengingatkan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan di Papua Tengah agar memastikan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Pesan tersebut disampaikan Mardiono saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kabupaten Nabire secara daring, Sabtu (13/6/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berpijak pada prinsip keadilan dan kesejahteraan rakyat sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 UUD 1945.

Menurut Mardiono, Papua Tengah, khususnya Kabupaten Nabire, memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Selain memiliki kekayaan alam yang melimpah, wilayah ini juga ditopang posisi strategis dengan akses transportasi laut dan udara yang terus berkembang.

Namun, potensi tersebut dinilai belum akan berarti apabila hasil pengelolaan sumber daya alam tidak dirasakan langsung oleh masyarakat yang hidup di daerah tersebut.

“Jangan sampai kekayaan alam yang ada di Kabupaten Nabire dan Papua Tengah tidak dapat dinikmati oleh masyarakatnya sendiri. Pengelolaan sumber daya alam harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat,” tegas Mardiono.

Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam menjadi faktor penting untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan. Karena itu, Mardiono mendorong Pemerintah Kabupaten Nabire dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi berbasis sumber daya alam.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya akan menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah dan mengurangi kesenjangan sosial.

Selain menyoroti isu pengelolaan SDA, Mardiono juga mengingatkan pentingnya memperkuat sektor pangan. Ia menilai ketahanan pangan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pembangunan Papua Tengah.

“Ketahanan pangan harus menjadi prioritas. Potensi sumber daya alam yang dimiliki Papua Tengah harus diarahkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mardiono juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan partai politik untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, persatuan dan sinergi menjadi modal utama untuk memastikan kekayaan alam Papua Tengah mampu menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan rakyat.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Mardiono menegaskan bahwa pembangunan daerah harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat serta mampu menghadirkan manfaat nyata bagi warga Papua Tengah, khususnya masyarakat Nabire (red)