JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Rina Saadah, menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur pertanian dan distribusi pupuk sebagai kunci utama mencapai target swasembada pangan nasional pada 2029.

Menurutnya, keberhasilan swasembada beras pada 2025 menjadi modal awal, namun tidak cukup tanpa penguatan sistem pendukung di sektor pertanian.

“Target swasembada pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga bagaimana pemerintah memastikan ekosistem pertanian berjalan optimal,” ujar Rina di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Ia menilai distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran dan mudah diakses petani harus terus diperbaiki agar tidak menghambat produktivitas di tingkat lapangan.

Selain itu, Rina menyoroti pentingnya percepatan pembangunan irigasi dan jalan produksi untuk menekan biaya logistik serta memperlancar distribusi hasil panen.

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa'adah

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah

Menurutnya, tanpa dukungan infrastruktur yang memadai, hasil produksi petani tidak akan terserap secara maksimal oleh pasar.

“Perbaikan irigasi dan akses jalan produksi sangat penting agar hasil panen bisa tersalurkan dengan baik dan biaya distribusi tidak membebani petani,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa stabilitas harga hasil panen harus dijaga agar petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak.

Rina menegaskan, jika aspek hulu hingga hilir diperkuat secara konsisten, maka target swasembada pangan 2029 bukan hal yang mustahil untuk dicapai.

“Dengan sistem yang kuat dan dukungan kebijakan yang tepat, swasembada pangan bisa menjadi realitas, bukan sekadar target,” pungkasnya (red)