JAKARTA, BERITA SENAYAN – Rencana pemerintah merekrut manajer untuk Koperasi Merah Putih di berbagai desa mendapat sorotan dari Anggota Komisi II DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu. Ia mengingatkan agar proses seleksi dilakukan secara ketat dan tidak asal-asalan karena keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang direkrut.

Pernyataan itu disampaikan Bob dalam Rapat Kerja Komisi II DPR RI bersama mitra kerja terkait pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah Kementerian/Lembaga (RKP-KL) Tahun 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurut Bob, para manajer yang akan ditempatkan di desa-desa harus benar-benar memahami tugas, memiliki kompetensi manajerial, serta mampu menerjemahkan program pemerintah agar berjalan efektif di lapangan.

“Saya berharap yang akan diangkat ini betul-betul punya kompetensi dan memahami program Presiden, sehingga program Koperasi Merah Putih dapat berjalan dengan baik di setiap desa,” tegas Bob.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu menilai, Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program strategis yang membutuhkan pengelolaan profesional. Karena itu, proses rekrutmen tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan jumlah tenaga kerja, tetapi harus memastikan kualitas dan kapasitas para calon manajer.

Selain menyoroti rekrutmen manajer koperasi, Bob juga mengingatkan bahwa seluruh usulan anggaran kementerian dan lembaga pada RAPBN 2027 harus difokuskan untuk mendukung program prioritas Presiden.

“Yang disusun ini adalah program rencana Presiden, bukan program rencana kementerian lembaga. Jadi, kita lihat semua tadi pemaparannya memang semua kementerian dan lembaga ini ingin menyukseskan program Presiden,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah memperkuat kualitas aparatur sipil negara melalui dukungan anggaran yang memadai bagi Kementerian PANRB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Menurut Bob, birokrasi yang profesional dan kompeten menjadi salah satu faktor utama keberhasilan berbagai program pemerintah, termasuk Koperasi Merah Putih yang ditargetkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.

Dengan seleksi yang ketat dan dukungan anggaran yang tepat sasaran, Bob optimistis program tersebut dapat berjalan efektif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia (red)