JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menegaskan pentingnya memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan Kepala BGN yang baru, Sudaryono. Menurutnya, pengawasan yang kuat menjadi kunci agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan transparan, tepat sasaran, dan semakin dipercaya masyarakat.
Sari menyampaikan, pergantian kepemimpinan di BGN harus menjadi momentum memperbaiki kualitas tata kelola sekaligus meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
“Ke depan, saya berharap BGN semakin adaptif dalam menjawab berbagai tantangan di lapangan, memperkuat sistem pengawasan, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan setiap anggaran negara dikelola secara bertanggung jawab demi sebesar-besarnya kepentingan rakyat,” ujar Sari Yuliati dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, Sabtu (25/7/2026).
Politisi Fraksi Partai Golkar itu menilai penguatan pengawasan diperlukan agar setiap tahapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berlangsung secara profesional dan bebas dari penyimpangan.
Selain itu, Sari berharap BGN mampu membangun koordinasi yang lebih solid dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia pendidikan, hingga mitra penyedia layanan agar implementasi program berjalan lebih efektif dan merata di seluruh Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan Program MBG bukan hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas tata kelola yang mampu menjaga kepercayaan publik terhadap penggunaan anggaran negara.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih produktif. Oleh karena itu, saya berharap Bapak Sudaryono mampu membawa BGN menjadi lembaga yang semakin kuat, profesional, dan dipercaya publik,” katanya.
Sari juga memastikan DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG. Ia menegaskan, pengawasan parlemen bertujuan memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Kami berharap kepemimpinan baru di BGN mampu memperkuat kepercayaan publik, meningkatkan kualitas tata kelola, dan memastikan Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu legasi terbaik pemerintahan Presiden Prabowo dalam membangun sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sari.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 22 Juli 2026 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78B Tahun 2026. Sudaryono menggantikan Nanik S. Deyang untuk memimpin pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di tingkat nasional (red)

Berita terkait