JAKARTA, BERITA SENAYAN – Dewan Komando Pusat (DKP) Panji Bangsa menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi sebagai gerakan sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat, bukan hanya kegiatan seremonial.
Hal itu disampaikan Ketua Umum DKP Panji Bangsa, Rivqy Abdul Halim atau Gus Rivqy, dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-1 Panji Bangsa yang dirangkaikan dengan santunan lebih dari 200 anak yatim piatu di Jakarta Pusat.
Menurutnya, usia satu tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat arah gerakan organisasi agar lebih banyak hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
“Semangat Panji Bangsa adalah semangat pengabdian. Kami ingin menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari soliditas kadernya, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar Gus Rivqy, Senin (22/6/2026).
Ia menilai kegiatan sosial seperti santunan anak yatim di bulan Muharram merupakan bagian dari komitmen moral organisasi dalam memperkuat nilai kemanusiaan.
Selain itu, Gus Rivqy juga menekankan bahwa Panji Bangsa harus menjadi ruang kaderisasi yang tidak hanya fokus pada penguatan struktur, tetapi juga pada kepedulian sosial yang berkelanjutan.
“Usia satu tahun memang masih sangat muda, namun ini harus menjadi energi untuk terus bergerak, mengabdi, dan menebar manfaat,” katanya.
Acara Harlah tersebut juga dihadiri sejumlah badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa serta diisi dengan doa bersama dan santunan anak yatim sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan organisasi.
Di akhir kegiatan, Gus Rivqy mengajak seluruh kader Panji Bangsa untuk terus menjaga semangat perjuangan dan memperkuat kontribusi sosial di tengah masyarakat (red)

Berita terkait