JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum DPP Partai Gelora, Anis Matta, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang masih dihadapi partainya saat ini adalah persoalan logistik dan pendanaan. Namun, ia menegaskan bahwa kekuatan utama Partai Gelora bukan terletak pada besarnya modal finansial, melainkan pada ide, narasi, dan kualitas kepemimpinan kadernya.
Pernyataan tersebut disampaikan Anis Matta saat memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) II Partai Gelora yang diikuti 73 anggota legislatif dari berbagai daerah di kawasan Petojo, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).
Dalam arahannya, Anis secara terbuka mengakui bahwa sebagai partai yang masih tergolong baru, Gelora belum memiliki kekuatan logistik sebesar partai-partai mapan yang telah lama berkiprah di panggung politik nasional.
“Sebagai partai baru, Partai Gelora pasti menghadapi persoalan besar dalam logistik,” ujar Anis.
Meski demikian, Wakil Menteri Luar Negeri itu meyakini bahwa keterbatasan finansial bukan penghalang untuk membangun kekuatan politik yang besar. Menurutnya, sejarah menunjukkan banyak gerakan perubahan lahir dari gagasan kuat dan kepemimpinan yang mampu menginspirasi masyarakat.
“Tapi kita punya keyakinan bahwa apabila kita punya ide dan punya orang yang hebat, yang punya bakat sebagai leader, saya yakin insyaallah isu logistik ini akan mengikuti,” katanya.
Anis menjelaskan bahwa partai politik pada hakikatnya adalah mesin perubahan sosial. Karena itu, kekuatan utama yang harus dibangun terlebih dahulu adalah kemampuan menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta melahirkan pemimpin yang mampu menerjemahkan gagasan tersebut menjadi kerja nyata.
“Karena pada dasarnya partai itu diniatkan untuk menjadi mesin perubahan dalam masyarakat. Ini adalah mesin perubahan sosial yang seharusnya kekuatan utama partai itu ada pada narasi dan leadershipnya,” tegasnya.
Selain membahas arah pembangunan partai, Anis juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota legislatif Partai Gelora. Menurutnya, kegiatan Bimtek tidak hanya bertujuan memperkuat kompetensi para legislator, tetapi juga mempererat konsolidasi internal partai.
“Ini adalah program Bimtek yang dilakukan DPP untuk seluruh anggota legislatif kita dari daerah yang jumlahnya ada 73 orang,” jelasnya.
Anis menaruh harapan besar kepada para anggota legislatif Gelora yang saat ini duduk di parlemen daerah. Ia menyebut mereka sebagai generasi pertama kader Partai Gelora yang berhasil memenangkan kursi legislatif dan memiliki peran strategis dalam membesarkan partai.
Menurutnya, keberhasilan generasi pertama tersebut akan menjadi pijakan penting bagi perjuangan Partai Gelora menuju Pemilu 2029.
“Generasi pertama ini menjadi fondasi atau sumber kekuatan baru bagi Partai Gelora untuk memenangkan Pemilu 2029 yang akan datang, Insya Allah,” pungkasnya.
Dengan mengedepankan politik gagasan dan kaderisasi kepemimpinan, Partai Gelora optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan politik alternatif dalam peta politik nasional mendatang (red)

Berita terkait