JAKARTA, BERITA SENAYAN – Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli, menilai Presiden Prabowo Subianto berpeluang mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai “Bapak Pendidikan Nasional Baru” apabila berhasil merealisasikan program pendidikan gratis secara menyeluruh dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
Menurut Fathorrahman, kebijakan pendidikan gratis akan menjadi warisan jangka panjang yang dampaknya jauh melampaui berbagai program bantuan sosial lainnya. Ia menilai investasi di sektor pendidikan merupakan fondasi utama untuk menciptakan generasi yang lebih unggul dan berdaya saing.
“Melalui pendidikan gratis, Presiden Prabowo bisa dikenang sebagai Bapak Pendidikan Nasional baru setelah Ki Hajar Dewantara. Ini adalah legacy yang sangat besar bagi masa depan bangsa,” ujar Fathorrahman dalam keterangannya, Rabu (4/6/2026).
Pria yang akrab disapa Mr. Ong itu menjelaskan bahwa akses pendidikan yang merata akan membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup. Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen paling efektif dalam mengurangi kesenjangan sosial dan mempercepat pembangunan nasional.
Ia menegaskan bahwa masih banyak keluarga yang menghadapi kendala biaya untuk melanjutkan pendidikan, terutama pada jenjang perguruan tinggi. Karena itu, negara perlu hadir memastikan seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan berkualitas.
“Jangan sampai ada anak bangsa yang gagal sekolah atau kuliah karena persoalan ekonomi. Pendidikan harus menjadi hak yang benar-benar bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat,” katanya.
Fathorrahman juga menyoroti tingginya biaya kuliah yang masih menjadi keluhan masyarakat. Ia meminta pemerintah mengevaluasi berbagai kebijakan yang berpotensi meningkatkan beban pendidikan, termasuk mekanisme jalur mandiri dan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan pendidikan gratis tidak hanya akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional dalam jangka panjang.
“Kalau rakyat cerdas, mereka akan lebih produktif, lebih mandiri, dan mampu menciptakan solusi atas berbagai persoalan kehidupan. Pendidikan adalah investasi terbaik yang bisa dilakukan negara,” tegasnya.
Fathorrahman meyakini bahwa apabila agenda pendidikan gratis berhasil diwujudkan secara konsisten, nama Prabowo akan tercatat dalam sejarah sebagai pemimpin yang memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan Indonesia di era modern (red)

Berita terkait