DILI, BERITA SENAYAN – Hubungan Indonesia dan Timor Leste kembali mendapat sorotan positif. Sekretaris Jenderal Partai Congresso Nacional da Reconstrucao de Timor (CNRT) yang juga Wakil Perdana Menteri Timor Leste, Francisco Kalbuadi Lay, memuji peran Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dan tokoh kemerdekaan Timor Leste Xanana Gusmao dalam membangun rekonsiliasi kedua negara.

Pujian tersebut disampaikan Francisco saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, beserta delegasi partai di Kantor Pusat CNRT, Dili, Rabu (3/6/2026) malam.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Francisco menilai Megawati dan Xanana memiliki kebesaran jiwa dalam menyikapi sejarah panjang hubungan Indonesia dan Timor Leste yang pernah diwarnai konflik.

“Megawati dan Xanana Gusmao punya hati yang lapang dan pikiran jernih. Meski Indonesia dan Timor Leste punya sejarah kelam, keduanya memilih menatap masa depan dan membangun hubungan yang lebih baik,” ujar Francisco.

Menurutnya, langkah rekonsiliasi yang ditempuh kedua tokoh tersebut telah menghasilkan hubungan yang harmonis antara masyarakat Indonesia dan Timor Leste. Bahkan, kata dia, saat ini warga kedua negara dapat berinteraksi layaknya saudara tanpa lagi dibayangi konflik masa lalu.

“Orang Indonesia dan Timor Leste jika bertemu sudah seperti saudara, melupakan dendam masa lalu dan bisa saling tertawa bersama,” katanya.

Francisco juga berharap pertemuan antara CNRT dan PDI Perjuangan dapat menjadi jembatan yang semakin mempererat hubungan kedua negara, tidak hanya dalam bidang politik tetapi juga kemanusiaan dan persaudaraan antarbangsa.

Menanggapi hal tersebut, Hasto Kristiyanto menyebut perjalanan sejarah CNRT dan PDI Perjuangan memiliki kesamaan. Menurutnya, kedua partai lahir dari pengalaman perjuangan melawan berbagai bentuk penindasan dengan metode perjuangan yang berbeda.

“Jika CNRT gerilya di hutan, maka PDI Perjuangan bergerilya di kota,” kata Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga meminta dukungan CNRT untuk menyukseskan kunjungan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke Dili pada Juli mendatang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta yang akan menganugerahkan penghargaan tertinggi negara, Grand Collar Order of Timor Leste, kepada Megawati.

Francisco pun memastikan pihaknya akan menyambut kedatangan Megawati dengan baik. Ia menegaskan hubungan persahabatan yang telah terjalin antara Indonesia dan Timor Leste harus terus dijaga demi memperkuat kerja sama kedua negara di masa depan.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan malam di kediaman Francisco Kalbuadi Lay. Suasana akrab dan penuh kehangatan mewarnai dialog yang berlangsung produktif, sekaligus menjadi simbol eratnya hubungan antara PDI Perjuangan dan CNRT (red)