LOMBOK, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyalurkan total 39 ekor sapi qurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Pulau Lombok pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Penyaluran hewan qurban tersebut menyasar masjid, pondok pesantren, hingga lembaga keagamaan di Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat.

Dari puluhan sapi qurban yang disalurkan, dua di antaranya merupakan sapi jumbo premium jenis simental berbobot hampir satu ton. Kedua sapi tersebut akan disembelih di Masjid Agung Mujahidin Selong, Lombok Timur dan Masjid Agung Praya, Lombok Tengah.

Penyaluran qurban dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat di daerah pemilihannya, yakni NTB II Pulau Lombok.

Beberapa pondok pesantren penerima bantuan qurban antara lain Pondok Pesantren Qomarul Huda Bagu Lombok Tengah, Pondok Pesantren Mambaul Ulum Lombok Barat, Pondok Pesantren NU Abhariyah Lombok Barat, dan Pondok Pesantren Nurul Bayan Lombok Barat.

Sari Yuliati mengatakan momentum Idul Adha harus menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali dapat berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Pulau Lombok melalui penyaluran sapi qurban. Semoga seluruh sapi qurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Sari Yuliati.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga menegaskan bahwa esensi qurban terletak pada keikhlasan dan kepedulian sosial, bukan sekadar jumlah ataupun ukuran hewan qurban.

“Nilai utama dari qurban bukan hanya pada besar dan banyaknya sapi yang disembelih, tetapi pada keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Semangat inilah yang harus terus kita jaga bersama,” katanya.

Ia berharap penyaluran qurban tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Lombok.

“Semoga Idul Adha tahun ini semakin mempererat persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan masyarakat, khususnya di Pulau Lombok,” tutupnya (red)