Andy Budiman PSI: Pelonggaran Pilkada Paksa Partai Siapkan Kader Terbaik
Jumat, 30 Januari 2026, 16:17:23 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman menilai pelonggaran syarat pencalonan kepala daerah dalam Pilkada justru akan mendorong partai politik melakukan kaderisasi secara serius. Menurutnya, aturan pencalonan yang terlalu ketat selama ini membuat partai cenderung pragmatis dan transaksional.
Andy mengatakan, syarat dukungan pencalonan yang tinggi telah melahirkan praktik jual beli kursi dan mahar politik. Akibatnya, kualitas kader sering kali bukan menjadi pertimbangan utama, melainkan kemampuan finansial kandidat.
“Kalau syarat pencalonan terlalu berat, partai bisa tergoda hanya melihat siapa yang sanggup membayar tiket. Ini berbahaya bagi kualitas demokrasi,” ujar Andy, Jumat (30/1/2026).
PSI memandang, ketika syarat pencalonan dipermudah, partai politik tidak lagi bisa bergantung pada transaksi politik. Sebaliknya, partai dituntut menyiapkan kader yang memiliki kapasitas, rekam jejak, dan kedekatan dengan masyarakat agar mampu bersaing secara terbuka.
“Dengan syarat yang lebih longgar, partai akan semakin berusaha keras menawarkan kader terbaik mereka. Karena tanpa kualitas dan kepercayaan publik, kandidat tidak akan terpilih,” tegasnya.
Andy menambahkan, mekanisme tersebut juga akan menekan biaya politik secara keseluruhan. Kandidat tidak lagi dibebani ongkos awal yang besar, sehingga risiko korupsi pasca-terpilih dapat diminimalkan.
Menurutnya, reformasi syarat pencalonan Pilkada bukan hanya soal teknis pemilu, tetapi bagian dari upaya membangun demokrasi lokal yang sehat dan berorientasi pada kualitas kepemimpinan.
“Tujuan akhirnya jelas, menghadirkan pemimpin daerah yang lahir dari proses kompetisi sehat, bukan dari transaksi,” tutup Andy (red)
Berita terkait
Hajriyanto Y. Thohari: Akademi Golkar Fokus...
Bahlil Lahadalia: Saya Nyaleg di Papua...
Kukuhkan Akademi Partai Golkar, Bahlil :...
Sekjen Golkar Sarmuji : Bahlil Nyaleg...
PPP: Burung Ababil Jaga Ka’bah dan...
Bahlil Lahadalia: Jangan Debat Asal Daerah,...
Berita Terbaru
Hajriyanto Y. Thohari: Akademi Golkar Fokus...
Bahlil Lahadalia: Saya Nyaleg di Papua...
