JAKARTA, BERITA SENAYAN – DEPINAS SOKSI menggelar Rapat Pleno III di Grha DPP Partai Golkar sebagai bagian dari konsolidasi nasional sekaligus mematangkan persiapan Rapimnas dan Rakernas yang akan berlangsung pada 15–17 Mei 2026 di Bandung, Jawa Barat.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Umum DEPINAS SOKSI, Mukhamad Misbakhun, bersama jajaran pengurus pusat lainnya.

Dalam keterangannya, Misbakhun menegaskan bahwa Rapimnas dan Rakernas menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan arah program kerja organisasi periode 2025–2030.

“Kami perlu mengadakan Rapimnas dan Rakernas dalam rangka konsolidasi internal di SOKSI, menyiapkan program kerja yang akan menjadi panduan organisasi dalam periode kepengurusan 2025–2030,” ujar Misbakhun dalam konferensi pers.

Ia juga mengungkapkan bahwa agenda tersebut akan mengundang Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, sebagai bagian dari penguatan sinergi antara SOKSI dan partai.

Selain membahas agenda organisasi, rapat pleno turut menyoroti kebijakan pemerintah terkait subsidi energi. Misbakhun menilai langkah mempertahankan harga BBM bersubsidi sebagai kebijakan tepat untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

“Kita akan memberikan dukungan politik yang kuat terhadap kebijakan subsidi, baik energi, pangan, maupun LPG, sebagai bagian dari penguatan kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti dinamika politik nasional, termasuk maraknya serangan personal terhadap Presiden. Ia mengingatkan para tokoh politik untuk menyampaikan kritik secara konstruktif dan berbasis data.

“Jangan menyerang pribadi pemimpin, apalagi dengan informasi yang tidak benar atau bersifat fitnah,” tegasnya.

Misbakhun menambahkan, SOKSI akan terus memperkuat konsolidasi politik serta mendukung pemerintah, termasuk melalui penyelenggaraan Rapimnas di Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi daerah tersebut bagi perolehan kursi Golkar di DPR RI.

Agenda Rapimnas dan Rakernas ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran organisasi sekaligus menyelaraskan langkah politik ke depan (red)