JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi VII DPR RI, Agustina Mangande, menyoroti masih terbatasnya infrastruktur dan fasilitas pendukung sebagai salah satu penghambat pengembangan sektor pariwisata di kawasan Toraja. Ia meminta Kementerian Pariwisata Republik Indonesia memberikan perhatian lebih serius agar potensi wisata Toraja dapat berkembang secara maksimal.
Hal tersebut disampaikan Agustina dalam rapat kerja Komisi VII DPR RI bersama Widiyanti Putri Wardhana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Menurut Agustina, Toraja memiliki daya tarik wisata budaya yang kuat dan telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia. Namun, berbagai persoalan mendasar masih menjadi hambatan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.
“SDM profesional masih kurang, keterbatasan fasilitas dan amenitas serta infrastruktur yang belum memadai ke tempat objek wisata,” ujar Agustina.
Politisi Partai Golkar itu menilai perbaikan akses menuju destinasi wisata harus menjadi prioritas pemerintah. Infrastruktur yang memadai dinilai akan mempermudah mobilitas wisatawan sekaligus meningkatkan kenyamanan selama berkunjung ke Toraja.
Selain persoalan aksesibilitas, Agustina juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata. Menurutnya, tenaga kerja yang profesional menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan yang mampu meningkatkan pengalaman wisatawan.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan III tersebut berharap pemerintah menghadirkan program yang lebih konkret untuk memperkuat daya saing destinasi wisata di Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara.
Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bertujuan meningkatkan jumlah wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat, khususnya pelaku UMKM dan usaha pendukung sektor wisata.
“Harapan saya Ibu Menteri, diprioritaskan juga Toraja lewat program yang jelas agar mampu meningkatkan kunjungan wisatawan yang bisa berdampak pada pelaku ekonomi UMKM di Toraja,” katanya.
Dalam rapat yang sama, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memaparkan capaian positif sektor pariwisata nasional. Sepanjang Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 4,68 juta kunjungan atau meningkat 8,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Agustina berharap tren positif tersebut dapat diikuti dengan perhatian yang lebih besar terhadap destinasi-destinasi potensial di luar Bali dan Labuan Bajo, termasuk Toraja, agar pertumbuhan sektor pariwisata nasional semakin merata di berbagai daerah (red)

Berita terkait