JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menilai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai langkah penting dalam memperbaiki sistem kepartaian di Indonesia.
Menurut Doli, masukan dari lembaga seperti KPK menunjukkan adanya perhatian serius terhadap kualitas tata kelola partai politik yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan.
“Ya, menurut saya rekomendasi-rekomendasi dari lembaga-lembaga yang memperhatikan terhadap keberadaan partai politik itu penting,” ujar Doli kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, salah satu isu utama yang disorot dalam rekomendasi tersebut adalah pentingnya penguatan kaderisasi sebagai fondasi utama dalam sistem partai politik.
Doli menilai, perbaikan kaderisasi akan berdampak langsung pada kualitas rekrutmen politik, termasuk dalam menyiapkan calon pemimpin nasional yang kompeten dan berintegritas.
“Nah, salah satu juga isunya adalah soal pentingnya kaderisasi,” lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya partai politik membangun sistem manajemen yang lebih terlembaga dan sistematis agar mampu menjawab tantangan demokrasi ke depan.
“Ke depan partai-partai politik harus punya manajemen yang terlembaga, penuh keteraturan, dan sistemik,” tegasnya.
Sebelumnya, KPK melalui kajian tata kelola partai politik mengidentifikasi sejumlah persoalan mendasar, mulai dari lemahnya sistem kaderisasi hingga belum optimalnya mekanisme pengawasan dan transparansi keuangan partai.
Melalui rekomendasi tersebut, diharapkan partai politik dapat melakukan pembenahan internal guna memperkuat kualitas demokrasi dan sistem rekrutmen kepemimpinan di Indonesia (red)

Berita terkait