JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, Nasim Khan, menyoroti maraknya penyimpangan praktik koperasi yang dinilai telah keluar dari prinsip dasar berbasis anggota. Ia mendorong agar pengawasan terhadap koperasi diperketat melalui pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian.

Dalam rapat pembahasan RUU Perkoperasian di DPR RI, Nasim mengungkapkan bahwa saat ini banyak koperasi yang beroperasi layaknya perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT), sehingga mengaburkan identitas dan tujuan utama koperasi.

“Koperasi dan perusahaan biasa selama ini kabur batasannya, akibatnya praktik koperasi banyak yang mirip PT. Ini yang harus kita luruskan kembali pada prinsip berbasis anggota,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan sistemik yang membutuhkan pembenahan regulasi secara menyeluruh. Ia menilai penguatan sistem pengawasan menjadi salah satu kunci utama agar koperasi tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Nasim juga mengusulkan pembentukan mekanisme pengawasan yang lebih kredibel, termasuk kemungkinan menghadirkan lembaga penjamin yang setara dengan sektor perbankan guna meningkatkan kepercayaan publik terhadap koperasi.

Selain pengawasan, ia menekankan pentingnya penegasan sanksi bagi pelanggaran dalam pengelolaan koperasi. Baik sanksi administratif maupun pidana dinilai perlu diperkuat untuk memberikan efek jera.

“Penegasan sanksi ini penting agar koperasi tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti perlunya transparansi dalam pengelolaan anggaran serta evaluasi terhadap Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) yang dinilai masih menyisakan persoalan dalam aspek akuntabilitas.

Lebih lanjut, Nasim menekankan bahwa penguatan literasi anggota dan restrukturisasi koperasi bermasalah harus menjadi bagian dari reformasi besar dalam RUU Perkoperasian.

Dengan langkah tersebut, ia berharap koperasi dapat kembali ke jati dirinya sebagai pilar ekonomi rakyat yang kuat, mandiri, dan berkeadilan di tengah tantangan ekonomi modern (red)