Berita Senayan
Network

Desy Ratnasari: Kolaborasi Kunci Lombok Saingi Bali Sebagai Destinasi Wisata

Redaksi
Laporan Redaksi
Jumat, 10 April 2026, 16:48:48 WIB
Desy Ratnasari: Kolaborasi Kunci Lombok Saingi Bali Sebagai Destinasi Wisata
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Desy Ratnasari,



LOMBOK TENGAH, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Desy Ratnasari, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci utama dalam mendorong Lombok menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja BURT DPR RI di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Kamis (9/4/2026). Ia menilai, tanpa sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan, pengembangan pariwisata Lombok tidak akan berjalan optimal.

“Pengembangan pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, sektor swasta, hingga operator penerbangan,” ujar Desy.

Menurutnya, peningkatan jumlah penerbangan dan kunjungan wisatawan harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pendukung, seperti hotel, kuliner, serta kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.

“Jangan sampai wisatawan datang, tetapi fasilitas dan pelayanan belum siap. Ini harus dipikirkan secara menyeluruh,” tegasnya.

Desy juga menyoroti pentingnya pelibatan UMKM lokal dalam ekosistem pariwisata. Ia mengapresiasi keberadaan pengrajin tenun di bandara yang dinilai mampu memperkuat daya tarik budaya sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Lombok memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata alternatif selain Bali, terutama dengan meningkatnya minat wisatawan mancanegara.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi dan kolaboratif, Desy optimistis Lombok mampu memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan Indonesia.

“Kolaborasi adalah kunci. Jika semua pihak bergerak bersama, Lombok bisa menjadi destinasi yang kompetitif di tingkat dunia,” pungkasnya (red).