Kohati Ushuluddin Gelar Bedah PDK I : Langkah Awal Eksistensi Peran Perempuan
Minggu, 23 November 2025, 02:18:01 WIB
SURABAYA, BERITA SENAYAN – Korps HMI Wati (KOHATI) Komisariat Ushuluddin Sunan Ampel Cabang Surabaya sukses melaksanakan Bedah Pedoman Dasar Kohati (PDK) pada Kamis sore 20 November 2025. Acara tersebut dilaksanakan di Aula Instan Cita Kordinator komisariat Sunan Ampel Surabaya.
Kegiatan ini diisi oleh ketua umum kohati HMI komisariat Syariah sunan Ampel Yunda Riska Aulia Firdausi sebagai pemateri. Bedah PDK 1 ini juga menjadi Program kerja bidang PP menjadi kegiatan perdana sebagai obor semangat kader untuk pembekalan kader HMI Wati Komisariat ushuluddin. 12 peserta memeriahkan bedah PDK 1 ini dengan antusias tinggi.
Riska sebagai pemateri membuka kajian dengan menyampaikan formula syair sebagai motivasi awal untuk HMI Wati.
“Perempuan adalah tiang negara, bila kaum perempuannya baik, maka negaranya baik dan bila perempuannya rusak, maka rusaklah negaranya.” Ujar Riska di awal forum.
Kegiatan bedah PDK berjalan sebagai mana mestinya dan diikuti dengan seksama. Dengan pemaparan jelas dan lugas disela forum Riska selaku pemateri meminta peserta menjadi relawan untuk membaca paragraf yang kemudian menjadi poin-poin dari paragraf yang telah dibaca serta dilanjutkan forum tanya jawab bagi para peserta.
Dengan adanya kegiatan ini, Ketua umum kohati komisariat ushuluddin Vivin Nurfaidha berharap para Kader HMI Wati Ushuluddin dapat menjadi pribadi Muslimah yang berkualitas Insan Cita yang sesuai dengan tujuan Kohati.
“Setelah kajian tadi, saya berharap untuk semua dan khususnya saya sendiri semoga dapat menjadi kader HMI Wati yang berkualitas sesuai tujuan HMI”
Vivin juga mengungkapkan bahwasanya ini masih sesi awal pembahasan tentang PDK 1 dan tentunya akan ada sesi sesi selanjutnya dan pembahasan PDK yang berlanjut.
“Ini masih Sesi pertama, PDK 1, masih ada PDK selanjutnya yang masih perlu kita kaji secara berlanjut” pungkasnya di akhir. (red).
Berita terkait
Milenials Freedom Deklarasikan Dukungan ke Abah...
Demokrasi di Ambang Retak: Ketika PBNU...
Biaya Gerai Koperasi Merah Putih Dinilai...
Badko HMI Jawa Timur Audiensi Dengan...
DR. Dhifla Nilai KUHAP Baru Perkuat...
Natal Nasional 2025 Dorong Solidaritas Indonesia...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
