JAKARTA, BERITA SENAYAN – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan Gerakan Indonesia ASRI yang akan melibatkan pemerintah daerah dan DPRD di seluruh Indonesia. Untuk merealisasikan gerakan tersebut, Prabowo berencana mengumpulkan para kepala daerah dan DPRD dalam satu hingga dua pekan mendatang.

Gerakan Indonesia ASRI merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Rencana peluncuran gerakan ini disampaikan Prabowo saat meresmikan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun Manggarai, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

“Saya sampaikan sesudah ini mungkin 1-2 minggu, saya akan gelar rapat gubernur bupati seluruh Indonesia, dengan DPRD seluruh Indonesia untuk saya launching Gerakan Indonesia ASRI. Indonesia ASRI artinya Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah. Ini harus kita wujudkan,” ujar Prabowo.

Rencana pertemuan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah dan DPRD akan menjadi bagian dalam penerapan Gerakan Indonesia ASRI di berbagai wilayah.

Prabowo menyampaikan gerakan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai program di tingkat pemerintah pusat. Ia ingin agenda penataan lingkungan diterapkan hingga daerah, termasuk ibu kota provinsi dan kabupaten.

Menurut Prabowo, perubahan lingkungan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah. Karena itu, koordinasi dengan kepala daerah serta DPRD menjadi bagian dari rencana peluncuran gerakan tersebut.

Jakarta Diproyeksikan Jadi Awal Gerakan ASRI

Prabowo menyebut Jakarta dapat menjadi titik awal penerapan Gerakan Indonesia ASRI. Ia mendorong Ibu Kota dikembangkan menjadi kota hijau dengan memperbanyak taman dan ruang terbuka.

Presiden juga mendorong penerapan taman vertikal atau vertical garden pada gedung-gedung besar.

“Kalau bisa mulai dari Jakarta, Jakarta harus jadi kota hijau, kota taman, the garden city, the green city, semua gedung-gedung besar kalau bisa vertical garden,” ujar Prabowo.

Konsep tersebut menjadi salah satu bagian dari gagasan Prabowo mengenai transformasi lingkungan perkotaan. Pemerintah daerah juga diharapkan mengambil peran dalam penerapannya.

Prabowo mengatakan pemerintah daerah dapat membantu apabila pemilik gedung mengalami kesulitan dalam menerapkan penghijauan.

Ia bahkan membuka kemungkinan pemerintah pusat ikut memberikan dukungan apabila diperlukan.

“Kalau bisa inisiatif dari pemilik gedung, kalau mereka kesulitan Pemda akan turun tangan, pemerintah daerah, kalau perlu pemerintah pusat akan turun tangan,” tegas Prabowo.

Dengan pola tersebut, penghijauan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga melibatkan pemilik gedung dan pemangku kepentingan lainnya.

Sampah dan Sungai Jadi Perhatian

Gerakan Indonesia ASRI juga berkaitan dengan penataan lingkungan secara lebih luas. Prabowo sebelumnya menekankan pentingnya pengurangan sampah dan pembersihan sungai di berbagai daerah.

Ia ingin transformasi lingkungan tidak berhenti di Jakarta, tetapi diterapkan pada seluruh ibu kota provinsi dan kabupaten.

“Nanti semua ibu kota provinsi, semua ibu kota kabupaten harus kita ubah. Indonesia harus transformasi. Hilangkan sampah, bersihkan kali-kali dengan teknologi dan sebagainya,” kata Prabowo.

Pemerintah pusat disebut siap memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam menjalankan agenda tersebut.

Gerakan Indonesia ASRI sebelumnya juga telah diperkenalkan Prabowo dalam agenda pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah menempatkan persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, sebagai isu yang membutuhkan penanganan secara terintegrasi.

Dengan rencana pertemuan dalam satu hingga dua pekan mendatang, Prabowo akan membawa gagasan tersebut ke forum yang melibatkan kepala daerah dan DPRD seluruh Indonesia.

Pertemuan itu nantinya menjadi bagian dari proses peluncuran Gerakan Indonesia ASRI dengan empat tujuan utama: menciptakan Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (red)