JAKARTA, BERITA SENAYAN – Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto dinilai dapat menjadi sinyal bahwa perombakan kabinet berikutnya masih mungkin terjadi.
Pengamat politik Adi Prayitno menilai dinamika politik berpotensi semakin memengaruhi reshuffle kabinet seiring Indonesia memasuki tahun politik pada awal 2027. Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka juga akan memasuki dua tahun masa pemerintahan.
Pergantian Purbaya dengan Suahasil Nazara pada 14 September 2026 tercatat sebagai reshuffle keenam sejak Prabowo menjabat Presiden pada Oktober 2024. Adi menyampaikan analisis tersebut melalui kanal YouTube miliknya pada Selasa (15/9/2026).
Menurut dia, menteri yang berasal dari partai politik dapat menjadi bagian dari evaluasi politik pemerintah, terutama ketika memasuki periode menjelang tahun politik.
“Reshuffle akan terjadi bagi mereka menteri-menteri yang berasal dari partai politik yang loyalitas dan militansinya terhadap kekuasaan dan dukungannya yang dianggap setengah hati pasti akan menjadi catatan penting,” kata Adi.
Reshuffle Tak Hanya Soal Kinerja
Adi mengatakan alasan resmi yang biasanya dikemukakan dalam pergantian menteri berkaitan dengan evaluasi kinerja. Namun, menurut dia, memasuki tahun politik, faktor loyalitas dan soliditas dukungan politik juga dapat menjadi variabel dalam dinamika reshuffle.
“Tentu alasan normatifnya adalah dari penilaian kinerja. Tapi biasanya di negara kita kalau sudah memasuki tahun politik, loyalitas, soliditas dukungan juga menjadi variabel penting,” tandasnya.
Analisis tersebut muncul setelah Prabowo melakukan pergantian Menteri Keuangan. Suahasil Nazara dilantik menggantikan Purbaya dalam reshuffle yang berlangsung pada Senin (14/9/2026).
Menurut Adi, memasuki tahun politik dapat membuat dinamika hubungan antara pemerintah dan partai politik pendukung menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam penyusunan kabinet.
Ia menduga evaluasi terhadap menteri dari partai politik dapat mencakup sejauh mana dukungan politik mereka terhadap pemerintahan.
“Reshuffle juga akan terjadi bagi mereka yang berasal dari partai politik yang loyalitas dan militansinya terhadap kekuasaan dan dukungannya yang dianggap setengah hati,” ujar Adi.
Pergantian Purbaya menjadi Suahasil merupakan reshuffle keenam yang dilakukan Prabowo sejak awal pemerintahannya. Sebelumnya, sejumlah posisi di kabinet juga mengalami perubahan sejak 2025 hingga April 2026.
Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sebelum dipercaya menjadi Menteri Keuangan. Ia dilantik di Istana Negara pada 14 September 2026 (red)

Berita terkait