JAKARTA, BERITA SENAYAN — Fraksi Partai Golkar DPR RI melakukan penyegaran besar dalam penempatan kader di sejumlah alat kelengkapan dewan (AKD). Ketua Fraksi Golkar DPR RI Sarmuji menyebut rotasi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan fraksi sekaligus memperkuat kinerja legislator di parlemen.

Menurut Sarmuji, perubahan posisi kader merupakan bagian dari mekanisme tour of duty yang lazim dilakukan dalam organisasi. Pergeseran juga dimaksudkan untuk memberikan pengalaman dan pengayaan tugas kepada kader Golkar.

Tour of duty biasa saja sesuai kebutuhan fraksi. Ada yang naik ke pimpinan fraksi, ada yang pindah pimpinan alat kelengkapan, ada yang bergeser untuk pengayaan tugas lintas sektor,” kata Sarmuji kepada wartawan, dikutip Kamis (20/8/2026).

Bukan Sekadar Rotasi Kursi Pimpinan

Sarmuji menegaskan perubahan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pergantian orang di kursi pimpinan komisi.

Ada kader yang mendapat tugas lebih tinggi di struktur fraksi, sementara kader lainnya dipindahkan ke AKD berbeda untuk memperluas pengalaman dan pemahaman terhadap sektor-sektor yang menjadi tanggung jawab DPR.

Setidaknya lima komisi dan dua AKD lainnya mengalami perubahan pimpinan dalam rotasi terbaru Fraksi Golkar.

Perubahan juga terjadi di tingkat pimpinan fraksi. Sari Yuliati yang sebelumnya menjabat Sekretaris Fraksi Golkar kini digantikan Gde Sumarjaya Linggih.

Salah satu perubahan penting terjadi di Komisi X DPR RI. Agung Widyantoro dipercaya menduduki posisi Ketua Komisi X menggantikan Hetifah Sjaifudian. Hetifah kemudian ditempatkan sebagai anggota Komisi VIII DPR RI.

Penempatan Agung sebagai Ketua Komisi X membuat Fraksi Golkar kembali menghadirkan kader baru dalam posisi strategis yang membidangi pendidikan, kebudayaan, olahraga, pariwisata, dan sektor terkait lainnya.

Mekeng Pimpin Komisi XII

Rotasi juga terjadi di Komisi XII DPR RI. Melchias Markus Mekeng ditunjuk sebagai Ketua Komisi XII menggantikan Bambang Patijaya.

Bambang tidak kehilangan posisi strategis. Ia kini dipercaya sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Golkar di Komisi XII sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa rotasi kader tidak selalu berarti kehilangan penugasan, tetapi dapat menjadi bagian dari redistribusi tanggung jawab di internal fraksi.

Susunan Pimpinan Golkar di Komisi DPR

Berikut susunan terbaru penempatan pimpinan Fraksi Partai Golkar di DPR RI:

  • Komisi I: Dave Akbarshah Fikarno — Wakil Ketua
  • Komisi II: Agun Gunanjar Sudarsa — Wakil Ketua
  • Komisi III: Daniel Mutaqien Syafiuddin — Wakil Ketua
  • Komisi IV: Hanan A. Rozak — Wakil Ketua
  • Komisi V: Ridwan Bae — Wakil Ketua
  • Komisi VI: A.M. Nurdin Halid — Wakil Ketua
  • Komisi VII: Lamhot Sinaga — Wakil Ketua
  • Komisi VIII: Singgih Januratmoko — Wakil Ketua
  • Komisi IX: M. Yahya Zaini — Wakil Ketua
  • Komisi X: Agung Widyantoro — Ketua
  • Komisi XI: Muhamad Misbakhun — Ketua
  • Komisi XII: Melchias Markus Mekeng — Ketua
  • Komisi XIII: Dewi Asmara — Wakil Ketua

Dengan pola tersebut, Fraksi Golkar menempatkan rotasi sebagai instrumen untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus memperluas pengalaman kader dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran DPR (red)