JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa ukuran keberhasilan kader Partai Demokrat bukan ditentukan oleh jabatan yang diemban, melainkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota diminta terus memperjuangkan aspirasi rakyat melalui kerja konkret.
Pesan tersebut disampaikan AHY saat membuka Gelombang Pertama Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur.
Menurut AHY, masyarakat akan memberikan penilaian terhadap Partai Demokrat berdasarkan kiprah para kadernya di lapangan. Oleh sebab itu, setiap anggota legislatif harus mampu menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader Demokrat yang setiap hari hadir di tengah masyarakat. Rakyat tidak mengenal kita dari jabatan yang kita sandang. Rakyat akan mengenal kita dari manfaat yang kita hadirkan. Apa yang saudara-saudara kerjakan itulah wajah Partai Demokrat di mata rakyat,” ujar AHY.
Ia kemudian menginstruksikan seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat di daerah agar memaksimalkan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
AHY menjelaskan, agenda pertama yang harus menjadi prioritas kader Demokrat adalah memperjuangkan kebijakan yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, meningkatkan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, hingga pelayanan publik yang lebih baik.
“Sebagai anggota DPRD, saudara-saudara memegang amanah yang sangat penting. Gunakan fungsi legislasi untuk melahirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” tegasnya.
Selain itu, AHY mengingatkan bahwa politik merupakan jalan pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Ia menegaskan Partai Demokrat akan tetap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat sekaligus menyampaikan kritik yang objektif, konstruktif, dan bertanggung jawab apabila diperlukan.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mengajak seluruh kader memperkuat konsolidasi partai melalui semangat Trust and Togetherness. Menurutnya, soliditas organisasi, komunikasi publik yang santun, serta penghormatan terhadap perbedaan menjadi modal penting menghadapi dinamika politik ke depan.
Momentum 25 tahun Partai Demokrat, lanjut AHY, harus dimanfaatkan untuk memperbarui komitmen pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai masa depan partai ditentukan oleh kerja nyata kader saat ini, bukan semata-mata oleh capaian politik di masa lalu.
Menutup arahannya, AHY menegaskan kemenangan sejati Partai Demokrat bukan hanya memenangkan pemilu atau menambah jumlah kursi legislatif, melainkan ketika masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran kader-kader Demokrat.
“Ketika rakyat berkata, saat kami membutuhkan Demokrat hadir. Saat kami menghadapi kesulitan Demokrat bekerja. Saat kami membutuhkan harapan Demokrat tidak meninggalkan kami. Itulah kemenangan yang sesungguhnya,” pungkasnya (red)

Berita terkait