JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Atalia Praratya, mengungkap salah satu persoalan yang kerap menghambat proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi. Menurutnya, kasus kelebihan bagasi atau overweight baggage masih menjadi masalah berulang yang menyebabkan proses pemeriksaan di bandara berjalan lebih lama.
Atalia menjelaskan, banyak jemaah yang tanpa sadar melanggar ketentuan bagasi karena membawa terlalu banyak oleh-oleh untuk keluarga di Tanah Air. Namun, dari berbagai temuan yang ada, air zamzam menjadi penyebab utama koper jemaah melebihi batas berat yang ditentukan maskapai penerbangan.
“Yang paling berat kaitannya dengan air zamzam. Banyak jemaah merasa air zamzam adalah oleh-oleh yang paling berharga, sehingga mereka mencoba memasukkannya ke dalam koper bagasi. Akibatnya koper menjadi overweight dan harus dibuka kembali saat pemeriksaan,” ujar Atalia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Politisi Partai Golkar itu menilai persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Selain memperlambat proses kepulangan, pemeriksaan ulang terhadap koper yang melebihi kapasitas juga berpotensi menimbulkan antrean panjang dan membuat jemaah kelelahan setelah menjalani rangkaian ibadah haji.
Menurut Atalia, pemerintah perlu memperkuat edukasi kepada jemaah terkait aturan bagasi sejak awal keberangkatan. Sosialisasi mengenai barang yang diperbolehkan maupun yang dilarang dibawa harus dilakukan secara lebih masif agar tidak terjadi kesalahpahaman saat proses kepulangan.
Ia menegaskan bahwa kelancaran pemulangan jemaah tidak hanya bergantung pada kesiapan maskapai dan petugas haji, tetapi juga pada kepatuhan jemaah terhadap aturan yang telah ditetapkan.
Selain persoalan bagasi, Atalia juga mencatat masih adanya keterlambatan penerbangan yang menyebabkan sebagian jemaah harus menunggu berjam-jam di bandara. Meski sebagian besar terjadi karena faktor teknis, kondisi tersebut tetap perlu menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara haji.
“Kami berharap berbagai kendala ini menjadi catatan penting untuk perbaikan penyelenggaraan haji ke depan, sehingga pelayanan kepada jemaah Indonesia semakin baik, nyaman, dan tertata,” tegasnya.
Hingga awal pekan ini, proses pemulangan jemaah haji Indonesia terus berlangsung secara bertahap. Timwas Haji DPR RI memastikan akan terus melakukan pengawasan hingga seluruh kloter kembali ke Tanah Air dengan aman dan lancar (red)

Berita terkait