JAKARTA, BERITA SENAYAN — Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily bersama Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Said Aldi Idrus membahas penguatan strategi kaderisasi dan transformasi organisasi kepemudaan berbasis digital.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal AMPG dalam menyiapkan strategi besar rekrutmen kader muda Partai Golkar hingga target 2 juta kader di seluruh Indonesia.
Dalam forum tersebut, Ace Hasan Syadzily menekankan bahwa AMPG harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, khususnya dalam menghadapi dinamika politik di era digital yang serba cepat.
“AMPG harus menjadi rumah besar kader muda yang aktif, solid, dan dekat dengan rakyat,” ujar Ace Hasan Syadzily, Senin (18/05).
Ia menilai, keberhasilan partai politik di masa depan sangat ditentukan oleh kemampuan dalam membangun jaringan kader muda yang solid, terstruktur, dan mampu menjangkau generasi digital.
Sementara itu, Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Idrus menegaskan bahwa perubahan pola komunikasi generasi muda menjadi tantangan utama dalam proses kaderisasi saat ini.
Menurutnya, generasi muda kini lebih banyak terhubung dengan komunitas berbasis minat, profesi, dan aktivitas sosial dibandingkan organisasi politik formal.
“Perubahan pola komunikasi dan arus informasi digital yang begitu cepat membuat tantangan kebangsaan semakin kompleks,” kata Said Aldi Idrus.
Ia menambahkan, AMPG harus hadir dengan pendekatan yang lebih kreatif dan relevan agar mampu menarik minat anak muda untuk terlibat dalam politik kebangsaan.
Said juga menyoroti pentingnya penguatan literasi kebangsaan di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap mempengaruhi cara pandang generasi muda terhadap politik.
Karena itu, AMPG akan memperkuat strategi komunikasi digital melalui konten-konten politik yang lebih ringan, edukatif, dan mudah dipahami publik.
Selain itu, PP AMPG juga akan melakukan audit organisasi secara menyeluruh hingga tingkat daerah guna memastikan efektivitas struktur dan konsolidasi kader di seluruh Indonesia.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi AMPG sebagai organisasi sayap Partai Golkar yang menjadi motor utama regenerasi politik menuju Pemilu 2029 (red)

Berita terkait