Berita Senayan
Network

Rafael Kardinal Tegaskan Komitmen Datangkan Investor ke Papua Barat Daya

Redaksi
Laporan Redaksi
Sabtu, 07 Februari 2026, 23:57:10 WIB
Rafael Kardinal Tegaskan Komitmen Datangkan Investor ke Papua Barat Daya
Rafael saat pelantikan BPD HIPMI Papua Barat Daya di Rylich Panorama Hotel, Sabtu (7/2/2026).



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat Daya, Rob Rafael Kardinal, menegaskan komitmennya untuk mendatangkan investor dari luar daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi Papua Barat Daya.

Rafael menekankan bahwa kehadirannya di HIPMI Papua Barat Daya bukan untuk menggarap proyek-proyek pemerintah daerah, melainkan membuka akses investasi baru yang berkelanjutan. Ia mengaku memegang teguh pesan orang tuanya sejak memutuskan maju sebagai Ketua HIPMI Papua Barat Daya.

“Ada satu titipan dari ayahanda saya. Saya berada di sini bukan untuk memainkan proyek-proyek yang ada di Papua Barat Daya. Saya tidak akan menyentuh itu, karena saya akan membawa investasi dari luar ke sini,” kata Rafael saat pelantikan BPD HIPMI Papua Barat Daya di Rylich Panorama Hotel, Sabtu (7/2/2026).

Ia pun menepis kekhawatiran pihak-pihak yang merasa terancam dengan kehadirannya. Menurut Rafael, HIPMI justru akan menjadi jembatan bagi masuknya modal baru yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Kalau ada yang takut karena saya datang ke sini, takut proyeknya diambil, itu mungkin pikirannya begitu. Tapi sekali lagi, saya tidak akan menyentuh proyek pemerintah di Papua Barat Daya,” tegasnya.

Rafael menyebut sejumlah sektor strategis yang menjadi fokus pengembangan, di antaranya kehutanan, pertanian, pariwisata, dan UMKM. Sektor-sektor tersebut akan digarap melalui kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah daerah.

“Saya pulang ke Papua Barat Daya untuk membawa peluang dan investasi. Potensi lokal kita sangat besar, yang dibutuhkan adalah eksposur, pengelolaan, dan kolaborasi yang tepat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya minat wisatawan mancanegara ke Papua Barat Daya, namun masih terkendala mahalnya harga tiket pesawat. Rafael menilai persoalan konektivitas perlu menjadi perhatian bersama melalui kerja sama dengan maskapai penerbangan.

Melalui kepengurusan HIPMI Papua Barat Daya yang baru, Rafael berharap organisasi pengusaha muda tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya (red)


Berita terkait

Polri Terima Lima Tuntutan BEM UI, Janjikan Kajian Serius
Polri Terima Lima Tuntutan BEM UI,...
27 Februari 2026, 22:55:23
Miftahul Arifin: PT 7 Persen Bisa Hanguskan Jutaan Suara
Miftahul Arifin: PT 7 Persen Bisa...
24 Februari 2026, 17:28:13
Ketua KPD : Wacana PT Tinggi Bela Kepentingan Elite
Ketua KPD : Wacana PT Tinggi...
20 Februari 2026, 11:45:32
Sanggar Simo Manggolo Krido Raih Juara Pertama di TMII, Akhiri Penantian Sejak 2016
Sanggar Simo Manggolo Krido Raih Juara...
18 Februari 2026, 12:13:46
RUU PPRT Mandek,Lita Anggreini : Sampai Kapan PRT Menunggu Perlindungan Hukum?
RUU PPRT Mandek,Lita Anggreini : Sampai...
13 Februari 2026, 14:12:09