Hindun PKB Desak Kajian Ulang Investasi Ayam Rp20 Triliun
Jumat, 14 November 2025, 17:29:29 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hindun Anisah, meminta pemerintah dan perusahaan Danantara untuk mengkaji ulang rencana investasi sebesar Rp20 triliun di sektor peternakan ayam. Ia menilai investasi jumbo tanpa analisis komprehensif berpotensi mengancam keberlanjutan usaha peternak kecil.
Hindun menegaskan pemerintah harus berhati-hati dalam membuka ruang bagi investasi yang dapat memperkuat dominasi korporasi unggas. Menurutnya, masuknya modal besar berisiko menciptakan struktur pasar yang tidak seimbang.
“Peternak kecil, terutama yang baru memulai usaha, bisa tergerus sebelum mereka berkembang,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Ia menambahkan, pengkajian ulang perlu dilakukan untuk memastikan investasi tersebut tetap memberi ruang pertumbuhan bagi peternak berskala kecil. Selama ini, peternak mandiri kerap kesulitan bersaing dari sisi harga, akses pasar, hingga efisiensi ketika berhadapan dengan perusahaan besar.
“Peternak pemula berada dalam posisi paling rentan karena belum memiliki modal kuat, jaringan distribusi, maupun daya tawar,” kata Hindun.
Hindun juga menyoroti potensi kelebihan pasokan (overcapacity) yang bisa muncul jika kapasitas produksi meningkat drastis. Menurutnya, masalah overcapacity merupakan persoalan kronis industri unggas dan sering memicu anjloknya harga ayam hidup, yang paling berdampak pada peternak kecil.
“Mereka tidak punya bantalan modal untuk bertahan ketika harga jatuh,” lanjutnya.
Legislator dari Dapil Jateng II itu menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak investasi. Namun ia meminta pemerintah memberikan jaminan bahwa investasi besar tidak menimbulkan ketidakadilan pasar.
“Investasi harus memperkuat peternak rakyat. Sebelum menerima investasi besar, pemerintah wajib memastikan tata niaga unggas berjalan adil dan tidak memunculkan potensi monopoli,” katanya (red)
Berita terkait
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
Hetifah Sjaifudian: Percepatan Pemulihan Infrastruktur Sekolah...
Eko Wahyudi: SPHP Penting Tekan Inflasi...
Fauzi Amro: APBN Jangan Tambal Jalan...
Christiany Eugenia Paruntu: Bawang Ilegal Berpenyakit...
Herman Khaeron: Pilkada DPRD Efisien Jaga...
Berita Terbaru
Menopang Ekonomi Indonesia di 2026 :...
Hetifah Sjaifudian: Anggaran Khusus Bencana Wajib...
