JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Moreno Soeprapto memberikan klarifikasi sekaligus meminta maaf setelah video dirinya melakukan video call saat rapat DPR viral di media sosial.
Moreno menjelaskan video call tersebut terjadi ketika dirinya mengikuti rapat dengar pendapat di Komisi XII DPR RI pada 15 September 2026. Ia mengatakan panggilan itu berasal dari anaknya yang sedang dalam masa pemulihan setelah sakit.
Moreno menyebut dirinya menerima panggilan tersebut hanya untuk memberi tahu sang anak bahwa ia sedang bekerja dan belum dapat pulang.
“Saya ingin menjelaskan bahwa pada saat itu saya selesai berbicara dan langsung mendapatkan telepon. Saya ingin menjelaskan ke anak saya si Nuha bahwa papi ini lagi dalam pertengahan rapat, nanti setelah selesai papi akan telepon,” ujar Moreno melalui akun Instagram pribadinya, @moreno_soeprapto.
Istri Moreno, Noorani Sukardi, turut memberikan penjelasan mengenai video call yang kemudian menjadi perhatian publik tersebut. Menurut Noorani, anak mereka saat itu baru keluar dari rumah sakit dan masih menjalani masa pemulihan. Kondisi tersebut membuat sang anak meminta untuk melakukan video call dengan ayahnya.
“Anak saya baru keluar dari rumah sakit dan lagi masa pemulihan dan rewel karena bapaknya kerja terus dan tidak pernah ada di rumah, sehingga minta video call,” kata Noorani.
Ia menjelaskan, panggilan tersebut dilakukan hanya beberapa detik agar anak mereka dapat melihat bahwa ayahnya sedang bekerja.
Moreno Akui Sempat Bercanda di Tengah Rapat
Moreno membenarkan bahwa dirinya sempat bercanda ketika menerima panggilan tersebut. Dalam video yang beredar, Moreno terlihat memperlihatkan layar ponselnya ke arah sidang sebelum menjulurkan lidah. Moreno menjelaskan tindakan tersebut dilakukan untuk menghibur anaknya yang sedang sakit.
“Saya menghibur pada saat itu, saya sempat bercanda, mungkin lidah saya mengeluarkan dari mulut saya sambil mengajak bercanda si Nuha,” ujarnya.
Ia menegaskan tindakan tersebut tidak dimaksudkan untuk meremehkan atau melecehkan rapat yang sedang berlangsung.
Noorani juga mengakui bahwa melakukan video call dengan Moreno ketika rapat sedang berlangsung bukan keputusan yang tepat. Ia menyampaikan permintaan maaf atas situasi tersebut dan meminta publik memahami kondisi orang tua yang harus membagi perhatian antara pekerjaan dan anak yang sedang sakit.
“Mungkin keputusan yang diambil pada saat itu bukan keputusan yang tepat, sebagai orang tua kami mohon maaf,” kata Noorani.
Ia juga berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi dirinya dan Moreno untuk lebih bijak mengambil keputusan di tengah kesibukan pekerjaan.
Moreno Tegaskan Tak Ada Niat Meremehkan Rapat
Moreno kembali menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki maksud untuk menunjukkan sikap tidak hormat terhadap forum rapat DPR. Menurutnya, video call tersebut berlangsung ketika ia telah selesai menyampaikan pembahasan dan hanya dilakukan dalam waktu singkat.
“Saya sekali lagi bersama Nurani istri saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, tidak ada bermaksud hati kami atau hati saya pada saat bekerja melecehkan persidangan rapat yang terhormat,” kata Moreno.
Ia juga meminta maaf apabila tindakannya dalam video yang beredar dianggap menyepelekan atau tidak menghormati rapat.
“Sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dirasa di situ memperlihatkan menyepelekan ataupun memberikan rasa yang tidak hormat kepada rapat yang terselenggara 15 September 2026,” pungkasnya.
Moreno berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan gambaran mengenai konteks video yang beredar sekaligus menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dimaksudkan untuk merendahkan forum DPR (red)

Berita terkait