MAKASSAR, BERITA SENAYAN – Partai Gerakan Kemandirian Bangsa (Gema Bangsa) menargetkan pembentukan badan pemenangan pemilu di seluruh daerah rampung paling lambat Oktober 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan partai menghadapi Pemilu 2029, khususnya dalam menyusun strategi perolehan suara dan meningkatkan kesiapan struktur pemenangan di setiap tingkatan.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Gema Bangsa Yani mengatakan, strategi pemenangan harus dirancang berdasarkan data serta analisis yang terukur.
“Target kita kemenangan elektoral yang nyata. Strategi dan taktik pemenangan harus cermat, analitis, dan terukur berbasis data lapangan. Dengan eksekusi maksimal, kita targetkan perolehan kursi yang signifikan di setiap tingkatan,” ujar Yani, Minggu (13/9/2026).
Yani menjelaskan, badan pemenangan di seluruh daerah nantinya akan diperkuat tim khusus yang bekerja di luar struktur kepengurusan harian partai.
Pembentukan tim tersebut diharapkan dapat membuat kerja-kerja pemenangan lebih fokus, terarah, dan responsif terhadap dinamika politik di masing-masing daerah pemilihan.
Menurutnya, pemetaan kondisi lapangan menjadi faktor penting dalam menentukan strategi dan taktik pemenangan. Karena itu, pendekatan berbasis data akan menjadi dasar dalam menyusun target perolehan suara dan kursi.
Konsolidasi DPW Jadi Persiapan Pemilu 2029
Persiapan Bappilu tersebut dibahas dalam rangkaian Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Gema Bangsa tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia.
Rakortas pamungkas bertajuk “Konsolidasi Untuk Kemandirian Bangsa” berlangsung pada 12–13 September 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan itu diikuti pimpinan DPW dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, hingga Maluku Utara.
Rakortas tersebut menjadi forum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mematangkan strategi menghadapi verifikasi Pemilu 2029.
Verifikasi Partai Disiapkan Melalui Sistem Digital
Selain membahas strategi pemenangan, Gema Bangsa juga menyiapkan perangkat kepartaian untuk menghadapi tahapan verifikasi Pemilu 2029.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gema Bangsa Muhammad Sopiyan menyebut partainya akan mengoptimalkan Aplikasi Gema Bangsa untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi data keanggotaan.
Pelatihan teknis bagi operator wilayah dijadwalkan dimulai pada awal Oktober 2026. Pelatihan tersebut juga ditujukan untuk mencegah potensi kegandaan Kartu Tanda Anggota (KTA).
“Seluruh perangkat kepartaian harus disiapkan sedini mungkin. Untuk urusan verifikasi, kami optimistis tuntas lebih cepat berkat dukungan sistem digital internal partai,” kata Sopiyan.
Strategi Pemenangan Berbasis Daerah Pemilihan
Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq sebelumnya menegaskan pentingnya penguatan struktur dan pemetaan persoalan daerah dalam perjuangan politik partai.
Ia mendorong desentralisasi politik sebagai pendekatan untuk menjawab berbagai persoalan di daerah. Menurutnya, pemetaan masalah lokal harus menjadi pijakan agar kerja partai tidak terjebak dalam wacana elitis.
Dengan target pembentukan Bappilu yang ditetapkan Oktober 2026, Gema Bangsa berupaya memastikan strategi pemenangan Pemilu 2029 disusun lebih awal, berbasis data, dan sesuai karakteristik masing-masing daerah pemilihan (red)

Berita terkait