DILI, BERITA SENAYAN – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkapkan sambutan luar biasa masyarakat Timor Leste terhadap Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Menurut Hasto, jejak rekonsiliasi yang dibangun Megawati masih dikenang kuat dan mendapat penghormatan tinggi dari rakyat Timor Leste hingga saat ini.

Hal tersebut disampaikan Hasto usai melanjutkan agenda diplomasi politik dengan sejumlah pimpinan partai politik dan diplomat senior di Dili, Kamis (4/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, delegasi PDIP bertemu dengan pimpinan Partai Fretilin, Partai Demokrat Timor Leste, Partai Pembebasan Rakyat (PLP), serta Partai KHUNTO.

Menurut Hasto, dalam berbagai pertemuan yang dilakukan, banyak pihak di Timor Leste kembali mengingat peran Megawati dalam membuka jalan rekonsiliasi pasca-konflik antara Indonesia dan Timor Leste.

“Dalam pertemuan, kepada kami dijelaskan bagaimana sambutan terhadap Ibu Mega yang luar biasa, di mana rakyat antusias mengelu-elukan Ibu Mega di sepanjang jalan,” ujar Hasto.

Ia juga mengisahkan momen bersejarah saat Megawati menghadiri upacara restorasi kemerdekaan Timor Leste pada 20 Mei 2002. Menurutnya, kehadiran Megawati kala itu menjadi simbol penting dimulainya babak baru hubungan kedua negara.

“Ketika semua pemimpin dunia sudah hadir, termasuk George Bush, Ibu Mega datang terakhir dan dijemput langsung oleh Xanana Gusmao dengan pelukan hangat laksana saudara,” kata Hasto.

Hasto menilai hubungan Indonesia dan Timor Leste saat ini menjadi bukti keberhasilan proses rekonsiliasi yang dibangun kedua bangsa. Meski pernah memiliki sejarah yang penuh luka, kedua negara kini mampu menjalin hubungan persahabatan yang erat dan saling menghormati.

“Kami senang dengan sambutan ini. Meski dahulu punya sejarah kelam, Indonesia dan Timor Leste mampu melakukan rekonsiliasi yang dikagumi dunia. Kini kedua negara menjadi tetangga dan sahabat baik,” ujarnya.

Selain membahas hubungan bilateral, Hasto juga berdialog dengan para pemimpin partai politik Timor Leste mengenai penguatan demokrasi, kerja sama antarpartai, serta upaya mempererat hubungan masyarakat kedua negara yang memiliki kedekatan sejarah dan geografis.

Kunjungan Hasto ke Dili merupakan bagian dari persiapan menjelang kedatangan Megawati Soekarnoputri pada Juli mendatang. Presiden Timor Leste José Ramos-Horta dijadwalkan akan menganugerahkan Grand Collar Order of Timor-Leste kepada Megawati, penghargaan tertinggi negara tersebut atas kontribusinya dalam mendorong rekonsiliasi dan persahabatan antara Indonesia dan Timor Leste.

Di sela agenda diplomasi, Hasto dan delegasi juga mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili serta bertemu diplomat senior Timor Leste, Ermenegildo “Kupa” Lopes, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Megawati Soekarnoputri (red)