JAKARTA, BERITA SENAYAN – Pengajian Al-Hidayah menegaskan komitmennya untuk ikut memperkuat gerakan hidup sehat dan budaya berolahraga di tengah masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Senam Sehat Bersama Lansia dan Launching Senam Pengajian Al-Hidayah yang digelar pada Minggu (4/10/2026).
Dewan Penasehat Pengajian Al-Hidayah, Luluk Maknuniah Sarmuji, mengatakan organisasi yang dipimpinnya memiliki perhatian terhadap pentingnya kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing.
“Al-Hidayah berkomitmen mendukung pemerintah dalam menguatkan program gemar hidup sehat dan berolahraga. Karena itu, kegiatan Senam Pengajian Al-Hidayah ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen kami untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat,” ujar Luluk.
Menurut Luluk, gerakan hidup sehat perlu dibangun melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat. Senam bersama dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik sekaligus memperkuat interaksi dan kebersamaan.
Kegiatan Senam Sehat Bersama Lansia sekaligus Launching Senam Pengajian Al-Hidayah merupakan bagian dari rangkaian Milad ke-47 Pengajian Al-Hidayah. Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 06.00 WIB dan diikuti para anggota serta jamaah dalam suasana penuh kekeluargaan.
Selain olahraga bersama, kegiatan juga dimeriahkan dengan panggung utama dan berbagai doorprize bagi peserta. Kehadiran kelompok lansia menjadi bagian penting dalam kegiatan yang mendorong masyarakat untuk tetap aktif bergerak dan menjaga kebugaran.
Luluk Dorong Kolaborasi Al-Hidayah dengan Kemenpora
Luluk menambahkan, komitmen Pengajian Al-Hidayah dalam mengembangkan gerakan hidup sehat akan diperkuat melalui kolaborasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah diperlukan agar gerakan olahraga masyarakat dapat semakin luas dan menjangkau komunitas di berbagai lapisan.
“Komitmen ini akan kami perkuat melalui kolaborasi dengan Kemenpora. Kami berharap sinergi tersebut dapat memperluas gerakan olahraga masyarakat dan mendorong kegiatan hidup sehat agar semakin dekat dengan komunitas dan masyarakat luas,” kata Luluk.
Dalam kegiatan tersebut, Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asdep Olahraga Masyarakat Kemenpora RI, Een Ermawati, turut hadir dan menyampaikan pesan mengenai pentingnya membangun budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan olahraga.
Olahraga dipandang tidak hanya sebagai upaya menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai bagian dari membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif. Pesan tersebut sejalan dengan semangat Pengajian Al-Hidayah dalam mengembangkan kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat.
Luluk menilai, kegiatan Senam Pengajian Al-Hidayah dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan olahraga secara berkelanjutan. Dengan dukungan berbagai pihak, gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum Milad, tetapi terus berkembang menjadi aktivitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rangkaian Milad ke-47 Pengajian Al-Hidayah sendiri mengusung tema “Bersatu dalam Ukhuwah, Berkhidmat untuk Umat, Berkarya untuk Indonesia.” Selain senam sehat, rangkaian kegiatan juga meliputi Bazar UMKM dan Resepsi Puncak Milad ke-47.
Bagi Luluk, semangat hidup sehat menjadi bagian dari bentuk pengabdian kepada masyarakat. Dari aktivitas olahraga, diharapkan tumbuh kebersamaan, ukhuwah, dan kesadaran bersama untuk menjaga kualitas hidup.
Pengajian Al-Hidayah memasuki usia ke-47 pada 2026, setelah berdiri pada 5 Oktober 1979. Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi perjalanan organisasi dan penguatan komitmen untuk terus berkontribusi bagi umat dan Indonesia (red)

Berita terkait