JAKARTA, BERITA SENAYAN – Keputusan politikus sekaligus komedian Narji meninggalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendapat respons hangat dari politikus senior PKS, Mardani Ali Sera. Alih-alih menyayangkan keputusan tersebut, Mardani justru memberikan doa dan apresiasi kepada mantan kader partainya itu.
Mardani mengaku baru mengetahui kabar bergabungnya Narji ke PSI dan belum sempat mengonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. Namun, hal itu tidak mengubah penilaiannya terhadap sosok Narji.
“Dapat berita ini dan belum sempat konfirmasi. Tapi saya bersaksi Bang Narji dan istri orang baik di mana pun berada,” ujar Mardani melalui akun Instagram pribadinya, dikutip Rabu (8/7/2026).
Menurut Mardani, hubungan dirinya dengan Narji memang tidak terlalu dekat. Kendati demikian, komunikasi keduanya selama Narji berada di PKS selalu terjalin dengan baik.
“Hubungan saya dan istri dengan Bang Narji dan istri beliau tidak dekat sekali, tetapi hangat. Banyak kontribusi beliau untuk PKS,” katanya.
Nilai Akhlak Tak Berubah karena Pilihan Politik
Mardani menegaskan, keputusan Narji berpindah partai tidak mengurangi rasa hormatnya terhadap mantan calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah X tersebut.
Baginya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi dan tidak menjadi alasan untuk mengubah penilaian terhadap karakter seseorang.
“Dan buat saya, hati dan akhlak beliau tetap orang baik di mana pun berada. Mendoakan yang terbaik untuk Bang Narji dan keluarga,” tuturnya.
Narji resmi diperkenalkan sebagai kader baru PSI dalam acara khitanan massal yang diselenggarakan DPW PSI Banten pada Minggu (5/7/2026).
Sebelumnya, Narji bergabung dengan PKS sejak Desember 2021 dan sempat menjadi calon anggota DPR RI pada Pemilu 2024. Meski gagal melaju ke Senayan, ia tetap aktif dalam kegiatan politik hingga akhirnya memilih berlabuh ke PSI.
Sementara itu, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyebut bergabungnya Narji merupakan bagian dari strategi memperkuat PSI menghadapi Pemilu 2029.
Menurut Bestari, masih ada sejumlah tokoh nasional lainnya yang akan diperkenalkan sebagai kader baru PSI dalam waktu mendatang. Namun, ia belum mengungkap identitas para tokoh tersebut (red)

Berita terkait