JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum IKALUIN, Dr. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si., membeberkan daftar 10 alumni berprestasi penerima IKALUIN Award 2026 yang dinilai memiliki kontribusi besar di berbagai sektor kehidupan, mulai dari pendidikan, politik, hingga kemanusiaan.
Penghargaan tersebut diberikan dalam gelaran IKALUIN Award 2026 yang berlangsung di Auditorium Harun Nasution, Sabtu (20/6/2026), dan dihadiri Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tokoh alumni, serta sivitas akademika.
Ace menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas “bakti nyata” para alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang bekerja memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“IKALUIN Award ini adalah bentuk bakti nyata alumni kepada bangsa dan kemanusiaan. Banyak alumni kita yang bekerja dalam diam, tetapi memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Ace.
Berikut 10 penerima IKALUIN Award 2026 berdasarkan kategori penghargaan:
Pada Kategori Pemberdayaan Masyarakat, penghargaan diberikan kepada Abdul Halim Ambiya, alumni Fakultas Ushuluddin yang dikenal melalui program Tasawuf Underground sejak 2012. Ia aktif membantu rehabilitasi dan pemberdayaan kelompok marginal dengan pendekatan tasawuf sosial.
Untuk Kategori Pendidikan, diraih Dr. Sutrisno Muslimin, M.Si., alumni FITK yang berperan dalam penguatan pendidikan karakter dan mutu lembaga pendidikan melalui Yayasan Bakti Mulya 400.
Sementara Kategori Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak diberikan kepada Yuniyanti Chuzaifah, mantan Ketua Komnas Perempuan yang telah lama memperjuangkan hak perempuan dan kelompok rentan.
Di bidang lingkungan, Kategori Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim diberikan kepada Khalisah Khalid, aktivis WALHI dan Greenpeace Indonesia yang aktif dalam advokasi keadilan ekologis.
Untuk Kategori Pemikiran Keagamaan, penghargaan jatuh kepada Prof. Dr. Oman Fathurrahman, M.Hum., pakar filologi Islam Nusantara yang fokus pada pelestarian manuskrip ulama.
Di Kategori Hukum dan HAM, penerima penghargaan adalah Yati Andriani, aktivis KontraS yang konsisten dalam advokasi hak asasi manusia.
Sementara Kategori Politik dan Tata Kelola Pemerintahan diberikan kepada Prof. Dr. Saiful Mujani, M.A., pendiri SMRC yang dikenal sebagai tokoh riset politik berbasis data.
Untuk Kategori Seni dan Budaya, penghargaan diberikan kepada Wali Band, grup musik bernuansa dakwah yang lahir dari lingkungan mahasiswa UIN Jakarta.
Pada Kategori Young Hero, penghargaan diraih Arafah Rianti, komika muda yang dinilai inspiratif bagi generasi muda.
Sedangkan Kategori Lifetime Achievement Award diberikan kepada Almarhum KH Zainuddin M.Z., dai sejuta umat yang dikenal luas melalui dakwahnya yang membumi dan berpengaruh besar di Indonesia.
Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, menyebut penghargaan ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara alumni dan kampus.
Sementara itu, Kementerian Agama RI melalui Tenaga Ahli Menteri Agama, Prof. Salman Maggalatung, mengapresiasi kontribusi alumni UIN Jakarta dalam memperkuat moderasi beragama dan peradaban bangsa.
Menurutnya, alumni UIN Jakarta diharapkan terus menjadi agen perubahan yang membawa solusi di tengah tantangan global seperti disinformasi, polarisasi sosial, dan perubahan iklim (red)

Berita terkait