JAKARTA, BERITA SENAYAN – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengambil langkah tegas menyusul gangguan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya Pulau Jawa. Ia meminta PT PLN (Persero) segera melakukan mitigasi menyeluruh agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.
Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa negara tidak boleh membiarkan aktivitas masyarakat terganggu akibat persoalan teknis kelistrikan. Ia menekankan perlunya langkah cepat, terukur, dan komprehensif dari pihak PLN untuk memulihkan kondisi sistem listrik nasional.
“Saya mendengar informasi ada beberapa daerah terjadi pemadaman bergilir. Saya minta PLN untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur, komprehensif untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan dengan tidak ada lagi pemadaman,” ujarnya di Jakarta, Minggu (21/06/2026).
Bahlil juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara, Darmawan Prasodjo, untuk memastikan adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional pembangkit dan distribusi listrik.
Dalam komunikasi tersebut, Bahlil meminta agar PLN segera mempercepat langkah mitigasi agar gangguan yang dikeluhkan masyarakat tidak kembali terjadi.
“Saya sudah bicara dengan Pak Dirut (PLN). Saya katakan, segera lakukan langkah-langkah terukur agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi, termasuk pemadaman yang dikeluhkan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, PLN sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman bergilir yang terjadi. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh kendala teknis pada dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik mitra swasta yang menyebabkan defisit pasokan listrik di sistem Jawa-Bali.
PLN menyebutkan bahwa proses perbaikan tengah dilakukan bersama mitra operator untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik. Selain itu, perusahaan juga melakukan pengamanan pasokan batu bara kalori menengah guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketat agar pemulihan sistem kelistrikan berjalan cepat dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali normal tanpa gangguan pemadaman (red)

Berita terkait