JAKARTA, BERITA SENAYAN – Direktur Eksekutif Indonesia Development Research (IDR), Fathorrahman Fadli, mendorong Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah yang lebih tegas dan revolusioner dalam memberantas korupsi di seluruh institusi negara.
Menurut Fathorrahman, praktik korupsi yang masih marak terjadi telah melampaui batas toleransi masyarakat. Karena itu, pemerintah dinilai perlu menghadirkan langkah luar biasa untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan.
“Korupsi sudah berada di luar ambang batas kesabaran rakyat yang semakin susah memenuhi kebutuhan hidupnya. Saya yakin Presiden tahu betul hal itu,” ujar Fathorrahman dalam keterangannya, Rabu (4/6/2026).
Pria yang akrab disapa Mr. Ong itu menilai pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas utama pemerintahan Prabowo. Ia bahkan meminta Presiden tidak ragu mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku korupsi demi menciptakan efek jera yang kuat.
“Prabowo harus lebih keras lagi dalam memberantas korupsi. Sikat saja semua dan berikan efek kejut yang membuat para koruptor takut,” tegasnya.
Selain pemberantasan korupsi, Fathorrahman juga menyoroti pentingnya pembenahan aparat penegak hukum, khususnya di lingkungan kepolisian dan kejaksaan. Menurutnya, reformasi institusi penegak hukum merupakan syarat penting untuk menciptakan sistem pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Ia mendorong pemerintah segera menindaklanjuti berbagai rekomendasi reformasi yang telah disusun oleh Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP). Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat profesionalisme aparat sekaligus membebaskan institusi penegak hukum dari intervensi kepentingan politik maupun bisnis.
“Presiden harus menunjukkan itikad baik dalam membenahi penegakan hukum. Reformasi yang serius akan menjadi bukti bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya slogan,” katanya.
Fathorrahman meyakini keberhasilan perang melawan korupsi akan menjadi salah satu warisan terbesar pemerintahan Prabowo. Menurutnya, kepemimpinan yang tegas dalam membersihkan praktik korupsi dapat menjadi fondasi penting bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Jika korupsi bisa ditekan secara serius, maka ruang pembangunan akan semakin besar dan manfaatnya akan langsung dirasakan rakyat,” pungkasnya (red).

Berita terkait