JAKARTA, BERITA SENAYAN – Dukungan terhadap Wakil Ketua DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai Golkar, Sari Yuliati, untuk maju sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 terus menguat menjelang Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957.

Tim Perwakilan Sari Yuliati, Muhammad Balya, mengungkapkan bahwa hingga saat ini Sari telah memperoleh dukungan dari 34 Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 dan empat badan lembaga di lingkungan organisasi.

Dukungan tersebut menjadi modal politik penting bagi Sari Yuliati yang telah resmi mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 melalui tim perwakilannya.

“Hari ini kami mewakili Ibu Sari Yuliati mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957. Ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Musyawarah Besar Kosgoro,” kata Muhammad Balya kepada wartawan, Sabtu (30/5/2026).

Menurut Balya, dukungan luas dari daerah menunjukkan adanya harapan besar agar Kosgoro 1957 semakin solid dan mampu memainkan peran strategis dalam proses kaderisasi Partai Golkar.

Ia menegaskan, pencalonan Sari Yuliati membawa semangat pembaruan organisasi dengan fokus memperkuat kapasitas kader dan memperluas konsolidasi hingga tingkat akar rumput.

“Visinya tentu meningkatkan kapasitas organisasi Kosgoro agar lebih baik ke depan. Salah satunya mempersiapkan kader-kader potensial yang nantinya bisa menjadi bagian dari kader potensial Partai Golkar,” ujarnya.

Selain penguatan kaderisasi, Balya menyebut konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten, kota, dan kecamatan menjadi agenda utama yang akan dijalankan apabila Sari Yuliati terpilih memimpin Kosgoro 1957.

Menurutnya, struktur organisasi yang kuat di daerah akan berdampak positif terhadap eksistensi Kosgoro sekaligus memperkuat basis dukungan Partai Golkar di masa mendatang.

“Konsolidasi organisasi yang selama ini sudah berjalan baik akan lebih diintensifkan lagi sampai tingkat kabupaten, kota, bahkan kecamatan. Ini menjadi bagian dari strategi memperkuat organisasi dan mendukung perolehan suara Partai Golkar ke depan,” katanya.

Balya juga memastikan bahwa proses pencalonan Sari Yuliati berjalan seiring dengan komunikasi dan koordinasi yang intens bersama Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

“Tentunya Ibu Sari selalu berkoordinasi dengan Ketua Umum Partai Golkar terkait Mubes Kosgoro maupun pencalonannya sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957,” ujarnya.

Menjelang pelaksanaan Mubes, Balya berharap seluruh proses demokrasi di internal Kosgoro 1957 dapat berlangsung sehat dan tetap menjaga soliditas organisasi.

“Kontestasi adalah hal yang biasa, tetapi yang terpenting organisasi tetap solid dan menjaga kebersamaan,” pungkasnya (red)