JAKARTA, BERITA SENAYAN- Ketegangan di kawasan Selat Hormuz kembali menjadi sorotan setelah meningkatnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang berdampak pada gangguan jalur pelayaran internasional. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global, khususnya sektor energi.
Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, menegaskan bahwa situasi tersebut harus segera direspons melalui penguatan jalur diplomasi internasional agar tidak berkembang menjadi krisis yang lebih luas.
“Ketegangan di Selat Hormuz memiliki implikasi global. Karena itu, pendekatan diplomasi harus terus diperkuat untuk mencari solusi damai,” ujar Okta dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Berita Senayan, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, gangguan terhadap salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia itu berpotensi memicu kenaikan harga energi global serta mengganggu rantai pasok internasional. Hal ini, kata dia, dapat berdampak langsung pada perekonomian berbagai negara, termasuk Indonesia.
Okta juga menekankan bahwa hukum internasional harus menjadi acuan utama dalam penyelesaian konflik di kawasan tersebut. Prinsip kebebasan navigasi, lanjutnya, tidak boleh diabaikan oleh pihak mana pun.
“Stabilitas kawasan maritim internasional harus dijaga bersama. Hukum internasional wajib menjadi pegangan semua pihak,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi langkah Pemerintah Indonesia yang dinilai aktif dalam menjalankan diplomasi internasional untuk merespons dampak krisis global tersebut. Menurutnya, keterlibatan Indonesia dalam dialog dengan berbagai negara menunjukkan peran strategis dalam menjaga stabilitas dunia.
Selain itu, kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri juga dinilai mampu meredam dampak gejolak global terhadap ekonomi nasional.
Okta menegaskan bahwa Indonesia harus tetap konsisten dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif sebagai landasan dalam menghadapi dinamika geopolitik yang terus berkembang.
“Prinsip bebas aktif harus terus dijaga karena terbukti mampu memberikan kontribusi bagi perdamaian dunia,” pungkasnya (red)

Berita terkait