JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memastikan seluruh partai politik akan dilibatkan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Pernyataan tersebut disampaikan Dasco menyusul adanya partai politik yang tidak hadir dalam pertemuan para ketua umum parpol sebelumnya. Ia menegaskan forum lanjutan akan dibuka untuk seluruh partai politik.
“Ya, nanti kita akan undang semua,” tegas Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Dasco menjelaskan pertemuan para ketua umum partai politik sebelumnya belum masuk pada tahap pengambilan keputusan mengenai substansi RUU Pemilu.
Menurutnya, pertemuan tersebut baru berupa brainstorming untuk bertukar pikiran mengenai persiapan pembahasan revisi UU Pemilu di tingkat fraksi DPR.
“Jadi pertemuan para ketum parpol itu hanya baru brainstorming mengenai persiapan pembahasan Undang-Undang Pemilu yang akan dilakukan oleh fraksi-fraksi di DPR,” ujar Dasco.
Karena masih berada pada tahap awal, berbagai pandangan yang muncul dalam forum tersebut belum menjadi keputusan final.
Dasco mengatakan proses pembahasan RUU Pemilu masih akan berlangsung panjang. Oleh karena itu, komunikasi dan pertukaran gagasan antarpimpinan partai politik masih akan terus dilakukan.
“Nah, brainstorming itu baru dalam tahap awal dan akan terus berlanjut agar kemudian pembahasan fraksi-fraksi di DPR dapat berjalan lancar,” katanya.
Menurutnya, pertemuan lanjutan dapat dilakukan mengikuti dinamika yang berkembang dalam proses pembahasan di parlemen.
Menunggu Partisipasi Publik
Selain melibatkan partai politik, Dasco menyebut proses pembahasan juga masih menunggu hasil partisipasi publik yang dihimpun Komisi II DPR.
Masukan masyarakat tersebut menjadi salah satu bagian dari proses pra-pembahasan RUU Pemilu sebelum pembahasan substansi dilakukan lebih lanjut.
“Sambil juga kami dari partai menunggu juga hasil partisipasi publik dari Komisi II DPR yang kemudian pra pembahasan terus kemudian meminta partisipasi publik,” tutur Dasco.
Ia menilai proses tersebut perlu berjalan seiring dengan persiapan pembahasan di internal fraksi DPR.
Dasco membuka kemungkinan adanya pertemuan lanjutan para ketua umum partai politik. Menurutnya, forum semacam itu diperlukan untuk mengikuti perkembangan pembahasan RUU Pemilu.
“Ya, karena ini pembahasannya masih akan panjang. Nah, tentunya brainstorming-brainstorming lanjutan akan terus ada mengikuti dinamika yang ada di pembahasan nanti tentunya,” kata Dasco.
Dengan demikian, pertemuan awal para ketua umum partai politik belum menjadi forum terakhir dalam proses komunikasi mengenai RUU Pemilu.
Semua Partai Mendapat Ruang
Kepastian untuk mengundang seluruh partai politik menjadi bagian dari proses pembahasan yang lebih luas. Dasco menegaskan partai yang sebelumnya belum hadir tetap akan diberikan kesempatan untuk mengikuti pembicaraan berikutnya.
Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa komunikasi politik mengenai RUU Pemilu masih akan berkembang seiring dimulainya pembahasan di DPR. Di tengah proses tersebut, Dasco kembali menegaskan belum ada keputusan mengenai besaran parliamentary threshold.
Wacana angka 5 persen yang sebelumnya disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono masih merupakan bagian dari hasil pertukaran pikiran awal.
“Jadi kalau brainstorming itu kan belum ada penentuan. Jadi hasil diskusi-diskusi itu kira-kira ya antara lain seperti yang disampaikan Pak Sugiono itu,” ujar Dasco.
Dengan pembahasan yang masih berjalan, berbagai isu dalam RUU Pemilu masih akan dibicarakan lebih lanjut bersama partai politik dan melalui proses partisipasi publik.
Dasco memastikan pembahasan RUU Pemilu akan terus berlanjut mengikuti tahapan di DPR. Seluruh partai politik akan dilibatkan dalam komunikasi berikutnya, sementara masukan publik dari Komisi II juga masih ditunggu.
Dengan demikian, pembahasan RUU Pemilu saat ini masih berada pada fase persiapan dan pertukaran gagasan sebelum masuk lebih jauh ke pembahasan substansi (red)

Berita terkait