Berita Senayan
Network

Kiai Maman Sambut Penetapan Gus Dur Pahlawan Nasional

Redaksi
Laporan Redaksi
Senin, 10 November 2025, 15:29:06 WIB
Kiai Maman Sambut Penetapan Gus Dur Pahlawan Nasional
Anggota DPR RI F-PKB, Maman Imanul Haq



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota DPR RI sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama, KH Maman Imanulhaq, menyambut penuh haru keputusan pemerintah yang resmi menetapkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, gelar tersebut bukan sekadar penghargaan formal, tetapi bentuk pengakuan negara atas dedikasi seorang pejuang kemanusiaan yang gagasannya melampaui zamannya.

“Gus Dur sudah menjadi pahlawan sejak lama karena beliau memperjuangkan manusia, bukan sekadar ideologi. Beliau memerdekakan akal, menjaga martabat kemanusiaan, dan membela yang lemah tanpa pamrih,” ujar Kiai Maman di Jakarta, Senin (10/11/2025).

Kiai Maman menilai, penetapan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional meneguhkan arah moral bangsa yang tengah diuji oleh meningkatnya intoleransi dan polarisasi sosial. Ia menyebut Gus Dur sebagai simbol keberanian melawan arus, sekaligus sosok ulama yang menembus batas agama, etnis, dan politik.

“Ketika banyak orang memilih diam demi aman, Gus Dur justru bicara demi kebenaran. Ketika banyak yang menonjolkan agama untuk memecah belah, Gus Dur menunjukkan bahwa agama sejatinya menyatukan dan memanusiakan,” lanjutnya.

Wakil Ketua Fraksi PKB DPR RI itu menekankan pentingnya menghidupkan kembali keteladanan Gus Dur dalam kebijakan publik, pendidikan, dan kehidupan sosial. Generasi muda, katanya, perlu meneladani keberanian Gus Dur dalam mengubah cara pandang masyarakat: dari kecurigaan menjadi kasih sayang, dari orientasi kekuasaan menjadi pengabdian.

“Gus Dur tidak hanya meninggalkan warisan gagasan, tapi juga energi moral yang membuat bangsa ini tetap punya harapan. Menjadikan beliau Pahlawan Nasional berarti menegaskan bahwa Indonesia berdiri di atas cinta, keberanian, dan kemanusiaan,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Kiai Maman mengajak seluruh rakyat Indonesia, khususnya generasi muda dan kalangan pesantren, untuk tidak hanya mengenang Gus Dur melalui nama dan gelar, tetapi dengan meneladani perjuangan dan keberpihakannya pada keadilan.

“Kalau hari ini Gus Dur diakui negara sebagai Pahlawan Nasional, sejatinya beliau sudah lebih dulu menjadi pahlawan di hati jutaan rakyat yang pernah disentuh oleh kasih dan keberaniannya,” tutup Kiai Maman (red)


Berita terkait

Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR Kritik Lemahnya Antisipasi
Kekerasan Anak di Sekolah Meningkat, DPR...
26 November 2025, 15:23:36
Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak RS, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh
Geger Ibu Hamil Meninggal Usai Ditolak...
26 November 2025, 12:35:39
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi Keselamatan Jemaah
Selly Desak Revisi Jadwal Masyair Demi...
25 November 2025, 17:17:29
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus Beras Ilegal
Rina Sa’adah Desak Usut Tuntas Kasus...
25 November 2025, 14:05:35