Bestari Barus PSI Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Jumat, 31 Oktober 2025, 13:23:44 WIB
JAKARTA, BERITA SENAYAN – Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus menyatakan dukungan penuh terhadap usulan penetapan Presiden kedua RI, Soeharto, sebagai pahlawan nasional. Ia menilai langkah tersebut tepat sekaligus berani, namun harus disertai penilaian yang objektif terhadap seluruh rekam jejak Soeharto.
Bestari mengatakan publik tidak bisa hanya terpaku pada kontroversi masa kepemimpinan Soeharto. Menurutnya, fakta sejarah menunjukkan banyak capaian pembangunan yang tidak dapat diabaikan.
“Ia membawa Indonesia menuju stabilitas ekonomi, swasembada pangan, dan pembangunan infrastruktur besar-besaran. Itu fakta sejarah yang tidak bisa disangkal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/10).
Ia turut menyinggung sikap sejumlah politikus PDIP yang menolak usulan tersebut. Menurut Bestari, pandangan subjektif tidak seharusnya menjadi penentu dalam pemberian gelar kepahlawanan.
“Kalimat seperti ‘apa hebatnya Soeharto?’ itu sangat tidak bijak. Justru kami melihat Soeharto sebagai sosok yang hebat karena berhasil menumpas gerakan 30 September yang menelan banyak korban jiwa dan mengancam keutuhan bangsa,” tegasnya.
Bestari menilai PDIP perlu berdamai dengan sejarah, termasuk soal peristiwa 1965 dan masa Orde Baru. Ia menyebut reformasi yang telah berjalan lebih dari dua dekade semestinya membuat masyarakat lebih objektif dalam menilai masa lalu.
“Kalau PDIP masih menilai Soeharto dari luka politik 1965 dan Orde Baru, berarti mereka belum siap berdamai dengan sejarah,” katanya.
Diketahui, Soeharto masuk dalam daftar 40 nama yang diusulkan sebagai pahlawan nasional. Daftar tersebut telah diserahkan kepada Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon pada 21 Oktober.
Sementara itu, Juru Bicara Istana yang juga menjabat Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan Presiden Prabowo Subianto tengah mempelajari seluruh nama yang diajukan.
“Nama pahlawan kami sudah menerima secara resmi dari Kemensos. Sedang dipelajari oleh Bapak Presiden karena memang cukup banyak nama yang diajukan,” ujarnya (red)
Berita terkait
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
Transmigrasi Patriot Libatkan 2.000 Peneliti Kaji...
PIRA Wujudkan Amanat Prabowo Lewat Aksi...
Pengajian Al-Hidayah Ajak Lansia Hidup Sehat...
Rustini Gaungkan Gerakan Ayo Membaca di...
Berita Terbaru
Transformasi Digital Jadi Fokus Baru Pengajian...
Pengajian Al Hidayah Lantik Pengurus Baru...
