JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menegaskan kualitas belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus terus ditingkatkan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai efektivitas belanja pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Kamrussamad usai mengikuti diskusi Dialektika Demokrasi bertema Peran DPR dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang diselenggarakan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
“Kita mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas belanja APBN kita,” ujar politikus Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya tersebut.
Menurut Kamrussamad, belanja negara harus diarahkan pada program-program yang produktif sehingga mampu mendorong aktivitas ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain menyoroti kualitas belanja APBN, Kamrussamad meminta sektor perbankan memperluas dan mempercepat penyaluran kredit kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menilai akses pembiayaan yang lebih mudah akan memperkuat daya saing UMKM sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian yang perlu terus diperkuat melalui dukungan pembiayaan yang memadai.
Kamrussamad juga mengajak pemerintah daerah tetap optimistis menjalankan program pembangunan yang telah direncanakan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak terlepas dari kemampuan setiap daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui inovasi fiskal dan penguatan kemandirian keuangan daerah.
“Daerah harus tetap optimistis meningkatkan akselerasi pembangunan ekonomi melalui inovasi fiskal serta memperkuat kemandirian fiskalnya supaya terus tumbuh dan berkembang,” pungkasnya.
Kamrussamad berharap sinergi antara belanja negara yang berkualitas, akses pembiayaan bagi UMKM, serta penguatan fiskal daerah dapat menjadi fondasi kuat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan (red)

Berita terkait