JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), Ida Fauziyah, mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan di tengah pesatnya modernisasi dan transformasi Jakarta menuju kota global. Menurutnya, kemajuan pembangunan tidak boleh menggeser fondasi ideologi dan karakter bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Ida Fauziyah saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di Jakarta Selatan, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan itu dihadiri tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Cipete Utara.
Ida menegaskan, sebagai anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta, dirinya memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk terus membumikan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat.
“Menjadi kewajiban moral dan konstitusional bagi saya sebagai Anggota MPR RI Dapil DKI Jakarta untuk terus membumikan 4 Pilar Kebangsaan. Kemarin, saya bersyukur bisa hadir langsung dan bertukar pikiran dengan tokoh masyarakat serta warga di Kelurahan Cipete Utara,” ujar Ida.
Anggota Komisi VI DPR RI itu menilai ruang dialog seperti sosialisasi Empat Pilar menjadi semakin penting di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang serba cepat. Menurutnya, persatuan dan toleransi merupakan kekuatan utama yang harus terus dijaga oleh masyarakat Jakarta.
“Tugas saya salah satunya adalah memastikan nilai-nilai luhur ini tetap hidup dan relevan dengan keseharian kita semua,” katanya.
Ida menambahkan, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya konsep kenegaraan, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia juga mengingatkan bahwa status Jakarta sebagai kota global tidak boleh membuat masyarakat melupakan jati diri bangsa.
“Jakarta boleh terus bersolek menjadi kota global, namun fondasi ideologi dan karakter bangsa tidak boleh bergeser sedikit pun. Justru di tengah hantaman arus modernisasi dan individualisme perkotaan, penguatan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi sangat krusial sebagai perisai sosial warga,” tegasnya.
Menurut Ida, penguatan nilai-nilai kebangsaan harus terus dilakukan agar masyarakat tetap memiliki semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern (red)

Berita terkait