JAKARTA, BERITA SENAYAN – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Jefry Romdonny mengapresiasi tingginya realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Batam yang mencapai 58,39 persen dari total penyaluran KUR di Provinsi Kepulauan Riau. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin berperan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Jefry saat mengikuti Kunjungan Kerja Banggar DPR RI ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (3/7/2026).
“Saya mengapresiasi realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Batam yang menjadi tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Kota Batam mendominasi penyaluran KUR dengan porsi mencapai 58,39 persen dari total realisasi di provinsi ini,” ujar Jefry.
Menurutnya, tingginya penyaluran KUR menunjukkan semakin terbukanya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Kondisi ini dinilai mampu mendorong ekspansi usaha, membuka lapangan kerja baru, sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi daerah di tengah tantangan global.
Jefry menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kinerja ekonomi Kepulauan Riau dan Batam yang terus menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Pertumbuhan tersebut didukung meningkatnya investasi, ekspor, sektor industri pengolahan, serta konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga.
Karena itu, ia mendorong sinergi antara pemerintah daerah, BP Batam, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat agar momentum pertumbuhan ekonomi dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Selain itu, Jefry meminta Bank Indonesia terus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM melalui optimalisasi penyaluran KUR. Menurutnya, dukungan pembiayaan yang lebih luas akan melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Wakil Ketua Banggar DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menegaskan pentingnya sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau terus menjadi katalisator dalam mendorong investasi, menjaga stabilitas ekonomi, dan mempercepat pembangunan di wilayah tersebut (red)

Berita terkait