JAKARTA, BERITA SENAYAN – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi meluncurkan program Jalan Muda Parlemen sebagai wadah kaderisasi untuk mencetak calon anggota legislatif muda yang siap bertarung pada Pemilu 2029. Program yang digagas Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (BPPM) DPP PKS itu disiapkan untuk melahirkan politisi muda yang mampu berkontribusi di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Peluncuran program dilakukan di Jakarta, Selasa (30/6/2026). Menurut Sekjen DPP PKS, Muhammad Kholid, Jalan Muda Parlemen merupakan penguatan dari program kaderisasi yang telah berjalan pada periode sebelumnya dan kini difokuskan untuk mempercepat regenerasi kepemimpinan di tubuh PKS.
“Jalan Muda Parlemen ini sebagai medium, sebagai wahana untuk mempersiapkan calon anggota dewan di tingkat pusat, di tingkat wilayah, di tingkat daerah, anak-anak muda yang memiliki idealisme, optimisme, dan yang paling penting memiliki keberanian untuk berkontestasi dan berkontribusi di politik,” ujar Kholid.
Ia menegaskan, program tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni memperkuat kaderisasi dan memastikan regenerasi kepemimpinan partai berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, langkah ini penting mengingat komposisi pemilih muda diperkirakan kembali mendominasi pada Pemilu 2029.
Kholid juga memaparkan capaian PKS dalam meningkatkan keterwakilan generasi muda di parlemen. Pada periode DPR 2024–2029, PKS berhasil mengirimkan tujuh anggota legislatif berusia di bawah 40 tahun, meningkat dibanding periode sebelumnya yang belum memiliki wakil dari kelompok usia tersebut.
“Di periode kemarin PKS Alhamdulillah ada tujuh orang yang di bawah 40 tahun, sebelumnya belum ada sama sekali yang di bawah 40 tahun. Targetnya harus minimal dua kali lipat dari kemarin yang tembus DPR, bukan lagi tujuh tapi lebih dari itu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kholid mengatakan Jalan Muda Parlemen juga dirancang untuk mematahkan anggapan bahwa anak muda belum mampu memenangkan kontestasi politik maupun menjalankan tugas sebagai legislator secara profesional.
Menurutnya, anak muda memiliki peluang besar menjadi pemimpin masa depan apabila dibekali kapasitas, integritas, dan pengalaman politik sejak dini.
Ia berharap program tersebut mampu melahirkan semakin banyak kader muda PKS yang memiliki kredibilitas dan kapasitas untuk menjadi anggota legislatif maupun pemimpin daerah yang amanah.
“Pemimpin muda PKS yang memiliki kredibilitas dan kapasitas untuk menjadi pemimpin yang amanah,” pungkasnya (red)

Berita terkait