MADINAH, BERITA SENAYAN – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, mengungkapkan bahwa ribuan jemaah haji Indonesia akan mendapatkan fasilitas akomodasi di hotel bintang lima selama berada di Madinah. Hal itu menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan haji yang disiapkan pemerintah pada musim haji 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Saan usai melakukan rapat koordinasi dan pemantauan bersama Daerah Kerja (Daker) Madinah di Arab Saudi, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, kesiapan hotel menjadi salah satu fokus utama menjelang kedatangan hampir 100 ribu jemaah Indonesia dari Makkah ke Madinah. Berdasarkan laporan yang diterima Timwas Haji, seluruh akomodasi telah siap digunakan untuk menampung para jemaah.
“Ada yang banyak dipakai kurang lebih untuk 7.000-an jemaah lebih, itu akan menggunakan hotel bintang lima yang ada di Madinah,” kata Saan Mustopa.
Ia menjelaskan, peningkatan kualitas penginapan menjadi bagian penting dalam memberikan kenyamanan kepada jemaah, terutama setelah mereka menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji yang menguras tenaga di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Saan menilai fasilitas yang lebih baik akan membantu jemaah beristirahat dengan optimal sebelum melanjutkan berbagai aktivitas ibadah di Madinah, termasuk berziarah ke Masjid Nabawi dan tempat-tempat bersejarah lainnya.
Selain hotel, Timwas Haji juga memastikan kesiapan layanan konsumsi dan transportasi yang akan mendukung mobilitas jemaah selama berada di Kota Nabi. Menurutnya, seluruh komponen pelayanan telah dipersiapkan untuk mengantisipasi kedatangan jemaah dalam jumlah besar secara bertahap.
“Hotel-hotel semua sudah siap. Dari mulai hotel bintang lima, semua juga sudah siap,” ujarnya.
Politikus Partai NasDem itu menegaskan bahwa kualitas pelayanan harus terus menjadi perhatian utama penyelenggara haji. Pasalnya, kenyamanan jemaah menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun.
Dengan kesiapan akomodasi yang lebih baik, Saan berharap para jemaah Indonesia dapat menjalankan rangkaian ibadah di Madinah dengan nyaman, sehat, dan khusyuk hingga tiba waktu pemulangan ke Tanah Air (red)

Berita terkait