Berita Senayan
Network

Ahmad Doli : Kaukus Perdamaian Dorong Diplomasi, Tolak Perang

Redaksi
Laporan Redaksi
Senin, 06 April 2026, 17:11:45 WIB
Ahmad Doli : Kaukus Perdamaian Dorong Diplomasi, Tolak Perang
Ahmad Doli Kurnia (kedua dari kanan)



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Pembentukan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia atau World Peace Parliamentary Caucus (WPPC) oleh anggota DPR dan DPD RI lintas fraksi tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat jalur diplomasi sebagai solusi utama konflik global.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa kaukus ini hadir untuk menolak penggunaan perang sebagai instrumen politik serta mendorong penyelesaian konflik melalui pendekatan damai.

“Sore hari ini saya bersama beberapa teman-teman dari anggota DPR dan DPD RI menyampaikan atau mendeklarasikan sebuah kaukus,” ujar Doli dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, lebih dari 30 anggota parlemen telah bergabung dalam kaukus tersebut, yang dibentuk tanpa memandang latar belakang partai politik. Menurutnya, kesamaan visi untuk menjaga perdamaian menjadi landasan utama terbentuknya forum ini.

“Jadi ini tidak ada urusan latar belakang dari partai politik mana. Ini adalah gerakan bersama karena kita semua cinta damai,” kata Doli.

Dalam pernyataan sikapnya, kaukus menekankan pentingnya gencatan senjata segera di wilayah konflik serta menolak segala bentuk intervensi militer yang dapat memperluas eskalasi perang. Selain itu, jalur diplomasi multilateral dinilai sebagai langkah strategis yang harus diutamakan dalam meredakan ketegangan global.

Kaukus juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk menjunjung tinggi hukum humaniter serta memastikan perlindungan terhadap warga sipil, tenaga medis, dan fasilitas publik di wilayah konflik.

Menurut Doli, inisiatif ini merupakan bagian dari kontribusi parlemen Indonesia dalam memperkuat posisi negara di kancah global sebagai pengusung perdamaian dunia.

Dengan terbentuknya kaukus ini, DPR dan DPD RI diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam mendorong kebijakan luar negeri yang berorientasi pada dialog, stabilitas, dan kemanusiaan di tengah dinamika geopolitik yang semakin kompleks (red)