Berita Senayan
Network

Di Rakernas PAN, Zulhas Ngaku Tak Bisa Tidur Lihat Konflik Timur Tengah

Redaksi
Laporan Redaksi
Selasa, 31 Maret 2026, 20:34:49 WIB
Di Rakernas PAN, Zulhas Ngaku Tak Bisa Tidur Lihat Konflik Timur Tengah
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan



JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku tidak bisa tidur akibat eskalasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas, sapaan akrabnya, dalam sambutan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026).

“Kalau kita lihat perkembangan dunia sekarang, saya kira enggak perlu kita bahas lagi, semua kita hari-hari. Saya kadang-kadang, Pak Hatta, susah tidur kalau lihat Amerika-Israel nyerang Iran itu, enggak bisa tidur,” ujar Zulhas.

Menurut dia, kondisi geopolitik global saat ini telah melampaui batas kemanusiaan dan sulit diterima secara rasional.

“Di luar nalar, di luar batas-batas kita sebagai manusia. Saya kira biadab, apalagi sekarang terhadap Palestina di Gaza, dan kita tidak bisa apa-apa, kecuali doa. Itu membuat kami tidak tidur, susah tidur,” katanya.

Zulhas juga menilai konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah telah memberikan dampak luas terhadap berbagai negara di dunia, termasuk kawasan Asia dan ASEAN.

“Belahan dunia apakah itu Eropa, apakah itu Timur Tengah, bahkan Asia, bahkan ASEAN, kita saksikan. Sekarang kita melihat hampir semua negara terkena dampaknya,” ujarnya.

Ia mencontohkan, Filipina telah mengumumkan keadaan darurat energi sebagai dampak dari situasi global tersebut.

“ASEAN misalnya, kita sudah lihat Filipina sudah mengumumkan keadaan darurat energi,” kata Zulhas.

Selain itu, ia juga menyinggung kondisi di negara lain seperti Pakistan dan India yang mulai terdampak, serta beberapa wilayah di Amerika Latin yang mengalami krisis energi.

“Kalau kita lihat lagi Pakistan, India sudah mulai mengular. Bahkan gelap. Kalau yang Amerika Latin ada gelap, sedang naik sepeda, karena sudah tidak ada bensin,” tambahnya.

Zulhas berharap konflik global tersebut segera mereda agar tidak semakin memperburuk kondisi ekonomi dan kemanusiaan di berbagai belahan dunia (red)