BOGOR, BERITA SENAYAN – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, resmi meluncurkan organisasi kebencanaan Sinergi Aksi Peduli Bangsa (SIGAP BANGSA) sebagai wadah relawan tanggap bencana yang disiapkan untuk memperkuat kapasitas penanggulangan bencana di Indonesia.
Peluncuran dilakukan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Cak Imin, pembentukan SIGAP BANGSA merupakan langkah strategis untuk memperbanyak relawan yang memiliki kemampuan teknis dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Indonesia.
“Ada organisasi baru yang bernama SIGAP BANGSA. Organisasi ini dibentuk untuk mengantisipasi sekaligus menjadi organisasi yang efektif dalam penanggulangan bencana. Tidak mudah melatih relawan yang memiliki keterampilan kebencanaan, sementara keterbatasan tim penanggulangan bencana membutuhkan dukungan partisipatif dari masyarakat,” ujarnya.
Dalam acara tersebut, Cak Imin hadir didampingi Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana nasional.
“Kita berharap semakin banyak orang terlibat dalam penanggulangan bencana. Saya yakin cara, teknik, dan strategi penanggulangan bencana di Indonesia akan semakin maju,” katanya.
Cak Imin juga menekankan pentingnya Indonesia mempelajari praktik terbaik dari negara-negara lain yang telah memiliki sistem mitigasi dan penanganan bencana yang lebih maju.
“Kita boleh belajar dari berbagai negara yang memiliki keunggulan dalam strategi, taktik, teknologi, kecepatan, dan ketangguhan menghadapi bencana. Semua itu perlu terus kita adaptasi untuk memperkuat kapasitas bangsa,” tuturnya.
Ia menegaskan PKB berkomitmen membangun masyarakat yang tangguh melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan kapasitas relawan di berbagai daerah.
“PKB akan terus melibatkan masyarakat agar menjadi warga yang tangguh serta memiliki keterampilan dan kekuatan dalam menghadapi bencana,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPP PKB Bidang Penanggulangan Bencana, Marwan Dasopang, mengatakan kehadiran SIGAP BANGSA menunjukkan komitmen PKB untuk tidak hanya bergerak di bidang politik, tetapi juga memperkuat peran sosial kemasyarakatan.
“Saat ini PKB tidak hanya tampil sebagai partai politik, tetapi juga hadir mengurus persoalan sosial kemasyarakatan. Peluncuran SIGAP BANGSA ini sekaligus menjadi kado bagi Harlah PKB ke-28,” ujar Marwan.
Sebagai tahap awal, SIGAP BANGSA telah melatih 250 relawan tanggap bencana. Program tersebut akan diperluas ke berbagai daerah guna membangun jaringan relawan yang siap diterjunkan ketika terjadi bencana.
Melalui organisasi baru ini, PKB berharap kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana semakin kuat sehingga ketangguhan Indonesia menghadapi berbagai ancaman bencana dapat terus meningkat (red)

Berita terkait