JAKARTA, BERITA SENAYAN – Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar, Said Aldi Al Idrus, menegaskan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Diklat Kader Muda Nasional Gelombang III menjadi langkah strategis untuk mencetak kader politik yang adaptif, inovatif, dan berintegritas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang digelar pada 9–12 Juli 2026 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader muda Golkar menghadapi tantangan pembangunan nasional.

“Rapimnas dan Diklat Kader Nasional PP AMPG menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membentuk kader-kader muda yang adaptif, inovatif, dan berintegritas,” kata Said Aldi dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

Rapimnas dan diklat tersebut dijadwalkan dibuka Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia serta diikuti ketua dan sekretaris Pengurus Daerah AMPG dari 36 provinsi di seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Kader Politik Teknokratik, Pilar Kepercayaan Rakyat”, kegiatan tersebut dirancang untuk memperluas wawasan peserta mengenai isu-isu kebangsaan, pembangunan sumber daya manusia, hingga kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurut Said Aldi, penguatan kualitas kader menjadi salah satu agenda utama AMPG agar mampu melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya memiliki kemampuan politik, tetapi juga kompetensi teknokratik.

“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen PP AMPG dalam mendukung visi dan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk mencetak kader yang memiliki kompetensi, loyalitas, dan siap mengemban amanah di berbagai bidang pengabdian,” ujarnya.

Said Aldi menambahkan Rapimnas dan Diklat Kader Muda Nasional juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal organisasi menjelang berbagai agenda politik dan pembangunan nasional.

Ia berharap kegiatan tersebut melahirkan kader-kader muda Partai Golkar yang mampu menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dengan kebutuhan pembangunan bangsa.

Menurutnya, kader yang memiliki kapasitas teknokratik, integritas, serta kedekatan dengan masyarakat akan menjadi modal penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Rapimnas dan Diklat Kader Muda Nasional diharapkan menjadi momentum lahirnya kader-kader muda Partai Golkar yang memiliki kapasitas teknokratik, dekat dengan aspirasi rakyat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Said Aldi (red)