JAKARTA, BERITA SENAYAN – Wakil Ketua Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR RI Fraksi PKB, Eneng Sumiati, menegaskan bahwa peran perempuan tidak hanya terbatas pada urusan domestik, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam penguatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut Eneng, masih banyak pandangan yang keliru di masyarakat yang menempatkan perempuan, khususnya ibu rumah tangga, sebagai pihak yang tidak memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi. Padahal, aktivitas sehari-hari perempuan di lingkungan keluarga justru menjadi fondasi utama perputaran ekonomi mikro di tingkat akar rumput.
“Baik yang bekerja di ranah publik maupun yang full-time sebagai ibu rumah tangga, semuanya punya peran ekonomi yang nyata. Dari pengelolaan rumah tangga, pola konsumsi, sampai keterlibatan dalam kegiatan sosial dan usaha kecil di lingkungan, itu semua kontribusi ekonomi,” ujar Eneng Sumiati. lewat keterangan yang diterima Berita Senayan, Rabu (10/06)
Ia menambahkan, pemberdayaan perempuan harus dipahami secara lebih luas, tidak semata-mata diukur dari jabatan formal atau penghasilan di sektor profesional. Perempuan yang aktif mengelola keluarga dengan baik juga berperan dalam menciptakan generasi yang produktif dan berdaya saing di masa depan.
Eneng juga menilai bahwa penguatan kapasitas perempuan perlu terus dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, serta ruang-ruang pemberdayaan yang inklusif di masyarakat. Dengan begitu, perempuan dapat lebih percaya diri dalam mengambil peran di berbagai sektor kehidupan.
“Perempuan itu tidak boleh dibatasi. Mereka harus berdaya, mandiri secara pengetahuan, dan tetap bisa memberi manfaat, baik di rumah maupun di lingkungan sosialnya,” tegasnya.
Melalui kegiatan pengajian dan forum PIA Fraksi PKB, ia berharap para perempuan semakin solid, saling menguatkan, serta mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan keluarga dan umat secara lebih luas (red)

Berita terkait